Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Voli Daerah arrow Lolos PON, Terancam Overtraining
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday2041
mod_vvisit_counterYesterday1939
mod_vvisit_counterThis week7886
mod_vvisit_counterThis month36267
mod_vvisit_counterAll5699612

sloganvoli.jpg

Lolos PON, Terancam Overtraining PDF Print E-mail
Written by benny   
Wednesday, 22 November 2006
GRESIK - Tim voli wanita Gresik Petrokimia Phonska memang bisa berbangga soal urusan menyumbang pemain untuk skuad PON Jatim. Nama-nama seperti Wenny Evitasari, Ratna Indah Yuliani, Maya Puspita Widya, Dini Indah Sari, Ratna Dewi, Maya Kurnia Indri, Windasari, Novia Andriyanti, dan Dewi Wulandari telah berhasil melewati proses seleksi.

Namun, hal itu ternyata berdampak buruk terhadap kondisi para pemain tadi. Buntutnya, persiapan Petro dalam menyongsong Livoli (Liga Voli Indonesia) dan Proliga juga bisa ikut terganggu.

Ketua Bidang Teknik Petro Suyanto menyatakan bahwa pada awalnya memang sudah ada benturan soal jadwal latihan antara tim PON dengan Petro. Muara dari persoalan itu, menurut Suyanto, adalah mengenai beban latihan yang harus dijalani para pemain. "Mereka (tim PON, Red) kan menjalani latihan setiap Senin dan Kamis pada malam hari. Dalam dua hari itulah muncul kekhawatiran anak-anak over training karena sehari latihan tiga kali, yaitu pagi, sore, dan malam hari," ungkapnya.

Memang, overtraining tidak hanya bisa dilihat dari segi kuantitas. Namun, lebih pada kualitasnya. Nah, kebetulan yang dilahap para pemain tadi dalam latihan di klub dan tim PON tergolong cukup berat.

"Soal itulah yang perlu didiskusikan antara pelatih Petro dengan tim PON," katanya. Untungnya, lanjut Suyanto, komunikasi antara pelatih kedua tim sudah jalan. "Salah seorang pelatih PON, Shobirin, juga kadang memantau proses latihan Petro," ujarnya.

Secara terpisah, Ketua Harian Petro Bachrun Rosyidi menegaskan bahwa proses latihan antara tim PON dan Petro sudah tidak ada masalah. Ini setelah pihaknya mengadakan pertemuan dengan manajemen tim PON.

"Sekarang, tinggal pelatih yang mengatur materi latihan agar jangan sampai berlebihan dan juga jangan samapai membuat pemain jenuh," katanya.

source: Jawa Pos 

Last Updated ( Wednesday, 22 November 2006 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=