Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Liga Voli Indonesia arrow GOR Bocor, Pertandingan Dihentikan
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday287
mod_vvisit_counterYesterday1885
mod_vvisit_counterThis week4193
mod_vvisit_counterThis month32574
mod_vvisit_counterAll5695918

sloganvoli.jpg

GOR Bocor, Pertandingan Dihentikan PDF Print E-mail
Written by benny   
Wednesday, 22 November 2006

Semarang - Hujan deras yang mengguyur kawasan Semarang Utara, memaksa pertandingan terhenti. Itu terjadi pada hari kedua Kejurnas Voli Antarklub di Semarang, Senin (20/11) sore. Pasalnya, Gelanggang Olahraga (GOR) Satria yang digunakan untuk pertandingan itu bocor. Padahal, pertandingan itu disaksikan langsung oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Dody Sumantyawan, yang juga Ketua Umum Pengda Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jateng.

Ketika itu, pertandingan antara Klub Britama Kabupaten Semarang melawan Klub Cenderawasih Irian Jaya Barat baru memasuki set kedua, yang sesuai jadwal dimulai pukul 15:00 WIB. Sebelumnya, pada set pertama Britama unggul 25-15. Tetapi set kedua baru berjalan sekitar 25 menit pada posisi skor 16-13 untuk Britama, pertandingan langsung dihentikan oleh wasit Romani dari Sumsel. Hal itu dilakukan setelah wasit melihat lapangan karpet pinjaman dari PP PBVSI yang digunakan untuk pertandingan itu basah kuyup terguyur air hujan akibat atap asbes GOR pecah.

Upaya untuk mengeringkan sudah dilakukan dengan mengerahkan sejumlah petugas. Namun usaha itu sia-sia karena air yang mengucur dari atap GOR masih terus berlanjut.

Masih untung, cuaca masih mau diajak bersahabat. Hujan yang sangat deras itu mendadak reda sehingga pertandingan yang sempat terhenti sekitar 15 menit bisa dilanjutkan kembali. Hasil akhirnya, Britama menang 3-0 atas Klub Cinderawasih dengan skor 25-15, 26-24, dan 25-19 dalam pertandingan di Pul X.

Akibat insiden itu, Kapolda terlihat sedikit malu dengan tamu-tamu peserta Kejurnas Antarklub. GOR yang digunakan sejak 25 Februari 1989 dianggap tidak layak pakai, tetapi dipaksakan juga karena menuruti kehendak sponsor.

''Rencana semula berlangsung di GOR Jatidiri. Tempatnya lebih luas, bisa digunakan untuk menggelar dua lapangan pertandingan. Atas permintaan sponsor, kami terpaksa memakai GOR Satria ini, yang akhirnya Kejurnas ini berlangsung di Semarang dan Kendal,'' jelasnya, kepada wartawan.

Pertandingan berikutnya antara Dipo Utama Jatim berhadapan dengan Klub Maluku DKI juga dihentikan karena hujan kembali turun dengan deras. Setelah terhenti sekitar 25 menit, beberapa menit kemudian giliran lampu GOR mati.

source: suaramerdeka.com 

Last Updated ( Wednesday, 22 November 2006 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=