Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Profil Pemain arrow Susanti Martalia, Sertu yang Jadi Kapten Tim Nasional
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday228
mod_vvisit_counterYesterday1691
mod_vvisit_counterThis week5780
mod_vvisit_counterThis month37700
mod_vvisit_counterAll5518515

sloganvoli.jpg

Susanti Martalia, Sertu yang Jadi Kapten Tim Nasional PDF Print E-mail
Written by donny   
Monday, 24 September 2007

Kecil Belajar Tenis, Besar Tukang Smess Voli
Bukan sekali ini Susanti Martalia bergabung dengan tim nasional voli indoor. Tetapi, menjadi kapten tim yang diterjunkan ke SEA Games adalah pengalaman barunya. Bagaimana rasanya?

santi

Penampilan Susanti Martalia dalam tim Jawa Barat tak begitu mencolok dibadingkan dengan beberapa pemain cantik dalam tim Parahyangan tersebut. Namun, kencangnya bola buah jumping smes menjadi keunggulan penampilan dara kelahiran Jambi 27 tahun silam itu. Meski membela Jabar dalam setiap kejurnas, Santi -sapaan karib Susanti Martalia- kerap dikontrak klub-klub lain dalam Proliga. Tercatat, sejak 2005, Santi membela Bank DKI, Bank Jabar, dan Surabaya Bank Jatim dalam gelaran voli paling bergengsi selama tiga tahun berturut-turut. Terakhir, Santi sukses mengantarkan Surabaya Bank Jatim menjadi juara Proliga 2007.


Sejatinya, karir Santi di pelatnas dimulai pada 2005. Namun, tentu saja predikat kapten tim tak langsung dipercayakan kepadanya. Dengan kepiawaiannya itu, tak salah bila Li Quijang meminangnya menjadi kapten tim nasional sejak Juni 2007. Latar belakang Santi pun menjadi salah satu alasan. "Saya memang anggota TNI yang berpangkat sertu (sersan satu)," kata Santi.


"Nah, kalau di sini menjadi kapten, bukankah itu hebat, sertu yang menjadi kapten," selorohnya.


Meski predikat kapten baru diperoleh, Santi tak akan menjadikan tanggung jawab itu sebagai beban. "Beban psikologis pasti ada dan terasa lebih berat kalau tidak menjadi kapten tim. Tetapi, anggap saja pengayaan pengalaman bagi hidup saya," ungkapnya.


Untung, Direktorat Ajudan Jenderal Angkatan Darat, tempatnya bekerja, tak menghalangi Santi untuk berprestasi di bola voli. Malah, dukungan berupa dispensasi tinggal di Padepokan Voli Sentul, Jawa Barat, diperoleh dengan mudah. "Saya bersyukur instansi tempat saya bekerja memberikan apresiasi kepada kami yang berprestasi membawa nama negara. Saya prihatin dengan rekan-rekan di beberapa instansi lain yang tidak dapat bergabung di pelatnas karena tidak mendapatkan kemudahan," katanya.


Karir Santi memang mulai menanjak sejak terpilih sebagai MVP (pemain terbaik) Liga Bola Voli Indonesia 2006, gelaran bola voli divisi satu yang diikuti tim-tim amatir setanah air, tepat di bawah Proliga. Kala itu, Santi membela Mabes TNI. Gelar itu diraih setelah dia menekuni voli di klub Bahana Bina Pakuan, Bandung, pada 2001. Konon, kekuatan smes Santi dipengaruhi oleh masa kecilnya yang menekuni tenis. "Sebelumnya saya malah belajar tenis sampai usia 15 tahun," ucapnya.


Di amengenal olahraga itu karena papanya adalah seorang pelatih tenis. Memang, bukan pelatih profesional, tetapi mampu membuat Santi mencintai olahraga. Nah, memasuki ABG (anak baru gede), Santi memilih voli karena olahraga itu dinilai memiliki keunikan. "Voli itu olahraga tim. Kita harus ngetim, tidak boleh menonjolkan egoisme. Komunikasi antarrekan setim sangat penting," ujarnya.


Pilihan itu, rupanya, tidak salah. Sebagai kapten, Santi pun telah mengantarkan timnya mencapai papan tengah di kawasan Asia dengan nangkring di peringkat kesembilan dalam Kejuaraan Asia Voli 2007 di Thailand tiga pekan lalu. "SEA Games adalah ajang pembuktian yang paling penting. Pengalamanlah yang tidak dapat dituai jika tidak ikut ke sana," tandasnya. (*)



Susanti Martalia
Lahir: Jambi, 28 Maret 1980
Klub:
2005 Bank DKI
2006 Bank Jabar
2007 Surabaya Bank Jatim
Prestasi:
- MVP Livoli 2006 (Mabes TNI)
 

 

Sumber.Jawa pos online

Last Updated ( Monday, 24 September 2007 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=