Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow FIVB & AVC arrow Susunan Pemain Voli Putri TIMNAS SEA GAMES sudah Mantap
Skip to content

sloganvoli.jpg

Susunan Pemain Voli Putri TIMNAS SEA GAMES sudah Mantap PDF Print E-mail
Written by marto   
Wednesday, 31 October 2007

JAKARTA -- Pelatih tim nasional (timnas) bola voli putri Indonesia, Li Qiujiang, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak akan mengganti susunan pemain yang sudah ditetapkan. Pelatih asal Cina tersebut menganggap tim inti voli putri tim 'Merah Putih' yang akan dikirim ke ajang SEA Games 2007 di Thailand tersebut sudah sesuai dengan harapan.

''Ini susunan terbaik. Dan sepertinya tidak akan ada lagi perubahan atau penambahan,'' ungkap Li di Jakarta, Senin (29/10). Li menyatakan bahwa ada tujuh pemain yang nanti masuk daftar pemain utama. Mereka sebenarnya sudah terbentuk sejak kejuaraan antar-klub se-Asia bulan lalu di Vietnam dan kejuaraan Asia di Thailand. Kendati di Vietnam tim Indonesia berada pada peringkat ketujuh dan di Thailand hanya mampu menduduki peringkat kesembilan, tim tersebut yang terbaik.

Mereka yang tergabung dalam tim inti tersebut adalah Susanti Martalia, Rita Kurniati (toser), Yosephina Tahalele, Yati Sri Susilowati, Dewi Wulandari (libero), Mella Marshellina, dan Maya Kurnia Indri. Empat pemain cadangan adalah toser Gunarti Indahyani, Berlian Marsheilla, Helina Apriyani, Agustine Wulandari, dan Dini Indah. ''Jadi, komposisinya sudah pas. Dua pemain di posisi open smash, yakni Yati dan Yosephina dan dua pemain quick smash, yaitu Mella dan Maya,'' lanjut Li.

Satgas pelatnas berharap tim putri bisa pulang dengan membawa medali. Target minimal mereka bisa membawa pulang medali perunggu ke Tanah Air. Tim nasional bola voli putri Indonesia sejak 2001 selalu gagal menembus tiga besar. Kali ini Li Qiujiang yang sejak SEA Games 1997 hingga 2005, kecuali 2001, memegang tim putra juga diminta menangani tim putri.

Di tangan mantan pemain pelatnas Cina tersebut, paling tidak prestasi tim putra cukup cemerlang. Mereka ternyata bisa meraih medali emas SEA Games 1997 dan 2003. Pesaing Indonesia saat ini, menurut Li, adalah Vietnam dan Filipina. Untuk menggapai medali emas, memang sangat sulit mengingat Thailand sangat tangguh. Apalagi, mereka akan bermain di hadapan pendukungnya sendiri.

''Tim Thailand menjadi salah satu tim dari Asia yang berlaga di tingkat dunia. Mereka masuk 10 besar dunia. Tapi, saya akan berusaha keras,'' ungkap Li. Di tangan Li, para atlet voli Indonesia, baik putra maupun putri, mendapatkan tempaan sangat keras. Sementara itu, Kejurnas Bola Voli Antarklub 2007 akan digelar di GOR Sweca Pura, Klungkung, Bali, 11-18 November 2007. Rilis yang diterima Republika dari Humas PP PBVSI menyebutkan ada 24 tim ikut turnamen itu, 12 tim putra dan 12 tim putri.

Tahun lalu tim putra Tamora BS dari Sumut membuat kejutan dengan menjadi juara. Prayoga, Bogor, merebut gelar tim putri. Dua tim teratas hasil dari kejurnas ini akan tampil di Liga Voli Indonesia (Livoli) berikutnya. Livoli 2007 akan digelar pada 16-23 Desember di Jember, Jatim.

Dua tim terbawah Livoli akan turun peringkat, yaitu berlaga di Kejurnas Antarklub 2008. Tahun lalu gelar juara Livoli putri direbut Mabes TNI Jakarta dengan mengalahkan Popsivo Jakarta, sedangkan pada kelompok putra juara bertahan Bandung Tectona berhasil mempertahankan gelar setelah pada final mengalahkan P2K Jakarta.

Last Updated ( Wednesday, 31 October 2007 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=