Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Voli Pantai arrow Sutanto Beri Bonus Besar untuk Emas
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1989
mod_vvisit_counterYesterday3007
mod_vvisit_counterThis week1989
mod_vvisit_counterThis month60182
mod_vvisit_counterAll6052760

sloganvoli.jpg

Sutanto Beri Bonus Besar untuk Emas PDF Print E-mail
Written by benny   
Sunday, 26 November 2006
JAKARTA - Tiga kali hanya kebagian medali perak di Asian Games menyisakan kenangan pahit bagi tim voli pantai Indonesia. Nah, pengalaman itulah yang coba diperbaiki Andy Ardiansyah dkk. Tidak hanya medali perak, mereka membidik medali emas Asian Games (AG) XV di Doha, Qatar. "Sudah tiga kali kita merebut medali perak voli pantai Asian Games. Semoga saja di AG XV kita bisa menjadi yang terbaik," papar Nyoman Sukesna, manajer tim voli pantai Indonesia dalam halal bihalal PP PBVSI di Padepokan Voli Indonesia Sentul, Bogor, kemarin.

Tekad Nyoman itu diamini oleh Ketua Umum PP PBVSI Sutanto. Pria yang juga menjabat Kepala Kepolisian RI (Kapolri) tersebut berpesan pada Andy dkk untuk tidak gentar menghadapi siapa pun. Persiapan hampir setahun yang telah dijalani empat pemain tim voli pantai, sudah cukup memberi bekal untuk meraih medali emas. "Saya siapkan bonus besar jika anak-anak bisa meraih medali emas. Selain itu tidak," papar jenderal polisi bintang empat tersebut.

Indonesia akan mengirimkan dua pasang tim voli pantai di AG XV nanti. Andy berpasangan dengan Koko Prasetyo dan Agus Salim duet bareng Supriyadi. "Jika kalian bisa merebut medali emas, kalian bisa melakukan sesuatu yang hanya bisa dilakukan presiden. Yaitu, mengumandangkan lagu Indonesia Raya di luar negeri," lanjut Sutanto.

Andy dkk akan bertolak ke Qatar Senin (27/11). Mereka akan mengetahui lawan perdana pada 1 Desember setelah dilakukan drawing. Pertandingan perdana akan digelar sehari kemudian. Tidak ada pemisahan dua tim yanga berasal dari satu negara."Namun peluang all Indonesian final tetap terbuka meski anak-anak bentrok di babak awak, karena format yang akan digunakan adalah dobel eliminasi," ulas Slamet Mulyanto, asisten pelatih voli pantai Indonesia.

Beberapa hari menjelang keberangkatan ke Qatar, konfidensi Andy dkk makin tinggi. Setelah dua pekan menempa diri di Pantai Kuta, Bali, di bawah bimbingan pelatih asal Australia, Steve Andersen, mereka yakin bisa bersaing. "Simulasi kami melawan timnas Australia yang jangkung, memberi bekal untuk menghadapi lawan yang memiliki postur bagus," yakin Andy.

Sukses Andy dkk di Qatar akan meningkatkan gengsi Indonesia di percaturan voli dunia. Apalagi, tahun depan Indonesia akan menjadi tuan rumah empat kejuaraan voli indoor dan panti kelas dunia. Kalau ada kemauan, Tiongkok dan Jepang bukanlah lawan yang tidak mungkin untuk dikalahkan.

source: Jawa Pos 

Last Updated ( Monday, 27 November 2006 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=