Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Profil Pemain arrow Bripka Pol Rita Kurniati, Tosser Tim Bolavoli
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday540
mod_vvisit_counterYesterday2165
mod_vvisit_counterThis week2705
mod_vvisit_counterThis month34625
mod_vvisit_counterAll5515440

sloganvoli.jpg

Bripka Pol Rita Kurniati, Tosser Tim Bolavoli PDF Print E-mail
Written by donny   
Tuesday, 27 November 2007
JAKARTA (Pos Kota) – Polwan yang satu ini tidak pernah sekalipun terlihat masam. Apalagi marah-marah, meski rekan-rekannya gagal menuntaskan umpan matang yang disodorkan. Malah senyuman selalu tersungging dari bibirnya yang mungil.

Dia adalah Bripka Pol Rita Kurniati, tosser handal tim nasional voli putri indoor Indonesia yang akan tampil di SEA Games XXIV Nakhon Rachasima-Thailand. “Ah memang sudah pembawaan saya dari sono-nya. Tapi memang kita harus memberikan suasana yang gembira dalam permainan beregu seperti voli ini,” ujar ibu dari satu putra ini.

Setelah Lilin Lindawati menolak ikut pelatnas karena masalah pekerjaan, Rita menjadi pilihan pengumpan utama. Di timnas, Rita memang sudah tak asing lagi. Empat tahun lalu ia pun sudah bergabung bersama tim di SEA Games Vietnam.

“Kita memang punya dua pengumpan (tosser) yakni Rita dan Indah Gurniati. Kebetulan keduanya berbasis militer. Rita di kepolisian sedang Indah di angkatan udara,” ujar pelatih putra Victor Layan.

Namun Rita menjadi pilihan utama dari pelatih karena dia dinilai yang memiliki jam terbang cukup tinggi. Soal strategi yang akan diterapkan di SEA Games Thailand nanti, Rita mengatakan, itu semua terserah pelatih. “Kita main cepat atau memperlambat tempo tergantung lawan yang akan dihadapinya,” katanya.

8 JAHITAN

Menjelang keberangkatan ke Nakhon Rachasima, Rita mengalami musibah. Lengan kanannya dekat bahu tergores kaca hingga merobek kulitnya. Setidaknya delapan jahitan harus ditanggungnya untuk menututup luka itu.

“Saya berusaha menyelamatkan kaca yang mau jatuh waktu latihan. Tapi gak keburu dan pecahan kaca itu merobek lengan saya,” katanya.

Mengenai targetnya, Rita ingin membawa tim meraih medali perunggu. “Yang terdekat adalah medali perunggu. Berat kalau lawan tuan rumah Thailand. Sedang Vietnam, peluangnya fifty-fifty,” ujarnya memprediksi.


Rita mengawali permainan bolavoli dari sebuah klub di Jakarta Utara. Permainannya pun meningkat cukup pesat. Dan akhirnya terpilih masuk di tim DKI dan ikut mengantarkan meraih medali emas di PON 2004 di Palembang.

Sumber.Pos Kota Online

Last Updated ( Tuesday, 27 November 2007 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=