Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow SEA GAMES arrow Bermain Nyaris Sempurna, Indonesia Bungkam Vietnam
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1565
mod_vvisit_counterYesterday5126
mod_vvisit_counterThis week18999
mod_vvisit_counterThis month39418
mod_vvisit_counterAll5828308

sloganvoli.jpg

Bermain Nyaris Sempurna, Indonesia Bungkam Vietnam PDF Print E-mail
Written by bogi   
Saturday, 15 December 2007
Joni Sugiyatno dan kawan-kawan bermain nyaris sempurna saat menghadapi Vietnam di final bola voli putra Sea Games XXIV Thailand. Indonesia membungkan Vietnam dengan 3-0, 25-21, 25-20, dan 25-22.

Volimania.org, Nakhon Ratchasima: Pemain Vietnam server. Bola pertama diterima dengan baik oleh Rudi Tirtana dan dioper ke Didi Irwadi. Tanpa ragu, Didi pun memberikan umpan bola quick kepada Joni Sugiyatno yang ada di posisi empat. Lompat...pukul.. Smes keras Joni jatuh di posisi satu dan tidak bisa dibendung pemain Vietnam.

Kontan Stadium Indoor 2 His Majesty The King’s Birthday 80th Anniversary, Thailand, Jumat (14/12) petang, bergemuruh oleh suara teriakan suporter Indonesia. Joni Sugiyatno, Didi Irwadi, dan Joko Murdiyanto merayakan kemenangan mereka dengan membuka kaos. Sementara Rudi Tirtana, Affan Priyo, dan Riviansyah berlari sambil loncat-loncat kegirangan dan disambut official serta pemain-pemain cadangan lainnya.

Kemenangan timnas voli putra tidak terlepas dari pertandingan sehari sebelumnya yang juga melawan Vietnam. Pada pertandingan itu, Indonesia kalah 2-3 dari Vietnam dengan skor 25-22, 22-25, 25-15, 21-25, serta 14-16. Meski kalah, pemain dan official timnas voli putra berhasil membaca kelemahan serta keunggulan Vietnam. "Vietnam memiliki kelebihan di sisi open spiker. Negeri Ho Chi Minh ini memiliki spiker setinggi 196 sentimeter dengan smes tajam," kata Machfud, asisten pelatih timnas voli putra seperti dikutip tabloid Bola.

Keunggulan Vietnam itulah yang coba dibendung Indonesia di partai final. Adalah Joko Murdiyanto yang ditugaskan membendung smes-smes keras pemain bernomor punggung enam itu. Tugas itu mampu dijalankan sangat baik oleh Joko. Tak hanya blok, Joko juga berani adu smes dengan pemain itu. Berkali-kali smes keras silang pemain Jakarta Sananta itu tidak sanggup dibendung Vietnam.

Tidak hanya Joko, Joni, Rudi, Rivi, Affan, Didi, dan juga Fadlan bermain sangat bagus sejak set pertama. Vietnam memang selalu menempel perolehan Indonesia hingga angka 15, tetapi setelah itu mereka tidak bisa mengejar. Indonesia pun menang telak 3-0, 25-21, 25-20, dan 25-22. Kemenangan ini adalah buah dari mempelajari kelemahan dan kekuatan Vietnam, sekaligus sebagai balas dendam atas kekalahan di babak penyisihan. Emas yang sempat lepas dua tahun silam di Sea Games Filipina, kini kembali ke Indonesia.

Last Updated ( Monday, 17 December 2007 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=