Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Manajemen Klub arrow Bantah Perpecahan di Petrogres
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1566
mod_vvisit_counterYesterday5126
mod_vvisit_counterThis week19000
mod_vvisit_counterThis month39419
mod_vvisit_counterAll5828309

sloganvoli.jpg

Bantah Perpecahan di Petrogres PDF Print E-mail
Written by Pippin   
Monday, 31 December 2007
Manajemen Tolak Panggil Pemain Senior
GRESIK - Hancur-leburnya prestasi Tim Bola Voli Wanita Petrokimia Gresik (Petrogres) pada Livoli 2007 di GOR Kaliwates, Jember, 15-23 Desember lalu memancing munculnya berbagai macam reaksi. Banyak pihak yang merasa prihatin dengan terdegradasinya tim arahan pelatih asal Tiongkok Qi Lixia itu.

Ada pula yang menuding buruknya pengelolaan tim oleh manajemenlah yang membuat Petrogres terjerembap. Amburadulnya manajemen tersebut memicu tumbuhnya ketidakselarasan dalam tubuh tim. "Ada semacam disharmoni pada tim Petrogres," kata seorang sumber kepada Jawa Pos pada 24 Desember lalu.

Buntutnya, merebaklah wacana untuk merombak tubuh manajemen. Dalam hal ini, mengganti manajer Bachrun Rosyidi dan asisten manajer Suyanto. Hal itu pun disuarakan kapten Petrogres yang tengah menjalani skors selama enam bulan Wenny Evitasari. "Saya merasa diperlakukan tidak adil. Harus ada pergantian manajemen," seru pemain yang ikut mengantarkan Petrogres menjuarai Livoli 2005 tersebut.

Diserang dari berbagai penjuru seperti itu, Bachrun Rosyidi akhirnya bersedia buka suara. Menurut dia, kegagalan Petrogres dalam Livoli 2007 terjadi semata karena pemain mereka kurang pengalaman dibandingkan dengan tim-tim lawan. Meski demikian, dia tidak bersedia melakukan perombakan dengan kembali memanggil pemain senior.

"Kalau pemain senior terus yang diandalkan, lalu kapan pemain-pemain muda ini maju?" tutur karyawan PT Petrokimia tersebut pada Sabtu (29/12) lalu.

Selain itu, dia membantah terjadi keretakan dalam tim. "Semua baik-baik saja," ucapnya pendek.

Mengenai merebaknya wacana pelengseran dirinya dan asistennya dari kursinya sekarang, Bachrun menanggapi dengan dingin. "Semua orang boleh berkomentar. Mungkin, orang itu memang punya maksud tertentu," terangnya.

Dia menyatakan telah melaksanakan semua hal sesuai dengan prosedur. "Saya hanya sebagai pelaksana tugas dan menjalankan kewajiban sesuai AD/ART," tegasnya. Mengenai nasibnya kemudian, dia tak bisa memprediksi. "Kita lihat saja nanti," ujarnya. (nar)

 Sumber : JawaPos Online

Last Updated ( Thursday, 03 January 2008 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=