Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Voli Kampus arrow Menegpora: AVC merupakan kegiatan yang positif
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1067
mod_vvisit_counterYesterday2588
mod_vvisit_counterThis week16029
mod_vvisit_counterThis month73127
mod_vvisit_counterAll6298972

sloganvoli.jpg

Menegpora: AVC merupakan kegiatan yang positif PDF Print E-mail
Written by aNez   
Saturday, 23 February 2008

Jakarta, volimania.org – Pada pertandingan final AVC, volimania.org berkesempatan untuk mewawancarai wakil dari Menegpora bapak Asep Supandi yang merupakan kasub. Bid. Data Informasi dan Deputi Bid. Peningkatan Prestasi dan IPTEK Olahraga untuk menanyakan pendapat dan perkembangan pervolian di indonesia saat ini, termasuk mengenai berlangsungnya AVC. Berikut ini adalah hasil percakapan yang dilakukan oleh Nez dan Donda.

 

T : Bagaimana perkembangan olahraga bola voli pada tingkat universitas dan SMA?

J : Perkembangan olah raga ini lebih terlihat pada tingkat SMA, sedangkan pada tingkat Universitas kurang ramainya turnamen.

 

T : Apakah Menegpora memiliki agenda berupa turnamen bola voli khusus tingkat universitas dan SMA?

J : Dari Menegpora sendiri tidak ada acara atau agenda khusus untuk voli pada tingkatan tertenu, karena alangkah baiknya apabila kegiatan pengembangan dan turnamen dilaksanakan berdasrkan inisitif dari tingkat yang paling bawah. Dalam hal ini misalnya dari sekolah atau universitas tertentu. Kemudian menegpora akan melakukan pemantauan untuk mencari bibit berbakat dalam bidang olahraga. Jika masih dalam usia sekolah, maka akan di bina di sekolah atlit Ragunan

 

T : Syarat untuk masuk ke dalam sekolah atlet?

J : Pertama-tama seorang anak tentunya harus memiliki bakat dan prestasi yang cukup baik dalam olahraga voli, misalnya. Kemudian anak tersebut mendapatkan rekomendasi dari sekolahnya untuk dimasukkan ke sekolah atlit. Setelah itu akan dilakukan serangkiaan test untuk menguji kemampuan dan kesehatan si anak. Jika ternyata baik maka akan dibina di sekolah atlet ragunan. Namun, setiap 3 bulan akan dilakukan evaluasi untuk melihat perkembangan tiap anak, jika tidak ada peningkatan maka dengan terpaksa akan dikembalikan ke sekolah asalnya.

 

T : Apa yang telah dilakukan oleh menegpora dalam rangka meningkatkan minat dan mengembangkan bakat yang ada di daerah, khususnya pada olahraga voli:

J : Saat ini menegpora sedang berupaya untuk meningkatkan minat masyarakat, khususnya pelajar terhadap voli dengan cara membagikan bola voli kepada sekolah-sekolah yang berada di daerah. Program ini sendiri telah berjalan sejak kepemimpinan Adiaksa Dault dalam Menegpora.

 

T : Bagaimana Menegpora meningkatkan prestasi atlet voli di daerah? Apakah menegpora mengadakan turnamen berjejang di tiap daerah. Misalnya di tingkat kebupaten/kota, provinsi sampai ke tingkat nasional?

J : Seperti halnya pembinaan di tingkat universitas dan SMA, pada tingkat daerahpun sebaiknya diadakan berdasarkan inisiatif dari daerah masing-masing. Menegpora hanya bersifat memantau dan jika memungkinkan akan membantu dari akomodasi dan/atau masalah pendanaan.

 

T : Menurut bapak, bagaimana perkembangan pervolian di Indonesia saat ini? Apakah sudah bertambah maju, diam di tempat, atau justru menurun?

J : Jika berpatokan pada hasil SEA Games XXIV di Thailand, maka voli saat ini bertambah maju.

 

T : Jika dilihat per daerah di Indonesia, apakah ada daerah tertentu yang lebih menonjol atau berkembang lebih baik dibandingkan dengan daerah lainnya?

J : Saat ini perkembangan pervolian di daerah cukup merata, meskipun pada ajang Proliga atau PON tahun lalu, tampaknya tim dari pulau jawa, terutama jawa timur lebih dominan, namun sebenarnya di daerah lain juga mengalami perkembangan yang cukup baik.

 

T : Bicara mengenai Proliga yang saat ini sedang berlangsung, sejauh mana Menengpora berperan dalam berlangsungnya turnamen ini?

J : Menegpora tidak berperan telalu banyak dalam turnamen proliga. Hanya sekedar akomodasi, peresmian oleh Menegpora dll. Hal ini dikarenakan proliga merupakan event yang diadakan oleh pihak swasta dan dibawahi langsung oleh PBVSI yang merupakan bagian dari KONI. Jadi Menegpora tidak dapat terlibat terlalu banyak. Dan jikalau ada masalah dengan turnamen tersebut, menegpora tidak dapat campur tangan dan mengintervensi keadaan.

 

T: Apa pendapat bapak mengenai kegiatan AVC?

J: Kegiatan AVC merupakan kegiatan yang sangat baik dan positif terutama dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan kualitas pervolian.

 

T : Apakah bapak memiliki saran demi perbaikan acara ini selanjutnya?

J : Publikasi acara ini kurang terdengar, alangkah baiknya jika jadwal acara ini diberitahukan dan dimasukkan ke dalam agenda Menegpora dan PBVSI. Jadi para petinggi Menegpora dapat memantau dan membantu melancarkan kegiatan ini. Lebih baik lagi apabila diadakan kegiatan serupa yang memiliki jangkauan yang lebih luas dan diadakan setiap tahun. Atau mengadakan bekerja sama dengan Menegpora untuk mengadakan piala bergilir Menpora. Kami dengan senang hati akan membantu terlaksananya acara tersebut.

 

(Nez)

Last Updated ( Sunday, 24 February 2008 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=