Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Profil Pemain arrow Eri Widiastuti Dari Basket Ke Voli
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday662
mod_vvisit_counterYesterday2061
mod_vvisit_counterThis week2723
mod_vvisit_counterThis month43359
mod_vvisit_counterAll5640903

sloganvoli.jpg

Eri Widiastuti Dari Basket Ke Voli PDF Print E-mail
Written by marto   
Thursday, 13 March 2008

Tri Romndoni, Volimania Bogor- Sebagai open spiker, permainan Eri Widiastuti bersama Prayoga Unitas sampai saat ini cukup menjanjikan. Smash-smash kencang yang akurat dan tidak terduga menjadi senjata rahasia yang dimiliki gadis kelahiran kota Parahiangan ini

 

Gadis yang punya hobbi traveling dan nonton film ini ternyata sangat sulit untuk mengatur pola makannya. Terakhir gara-gara kebiasaan jeleknya itu, ia hampir saja tidak bisa turun bersama timnya karena terserang anemia.

"Kejadian kemarin benar-benar membuat saya kapok, dan dari situ saya tahu pentingnya mengatur pola makan," ucap gadis berparas manis itu.

Saat masih duduk di bangku SMP, olahraga yang ditekuni Eri saat itu ialah basket. Bahkan Eri sempat menjabat kapten tim di sekolahnya itu. Namun orangtuanya justru tidak memberikan restu mendalami olahraga kegemarannya itu.

"Saya sempat ngambek sama orangtua, tapi lambat laun  akhirnya saya mau untuk menekuni voli," ungkap gadis berbintang Leo ini.

Setelah mengenal dan mau mendalami olahraga voli, akhirnya bakat alami Eri dalam dunia olahraga pun muncul. Sebelum ia memperkuat tim Bayi Ajaib, pada 2005 Eri direkrut Bank Jabar hingga tahun 2007, kemudian ia berlabuh di BNI Taplus Jakarta.

"Saya betah di sini. Kawan-kawan sudah saya anggap keluarga sendiri," tutur anak dari Widarusma dan Siti Zukaedah ini.

Setiap mengikuti latihan Prayoga Unitas di Cyber Campus, Eri sering mendapatkan dukungan lebih dari pendukung Prayoga. Menanggapi hal itu, Mojang Bandung yang mengaku masih jomblo ini tidak lantas jumawa (sombang) . Justru ia lebih fokus pada latihan bila ada yang menyoraki atau menggodanya.

"Saya malah terima kasih kalau saat ini ada pendukung Prayoga telah mengenal saya. Itu membuat motivasi saya saat berlatih semakin naik," pungkas Eri. (rp1)

Sumber: Radar Bogor

 

Last Updated ( Thursday, 13 March 2008 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=