Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow PON arrow Tim Voli Pantai Jateng tersingkir
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday617
mod_vvisit_counterYesterday2061
mod_vvisit_counterThis week2678
mod_vvisit_counterThis month43314
mod_vvisit_counterAll5640858

sloganvoli.jpg

Tim Voli Pantai Jateng tersingkir PDF Print E-mail
Written by donny   
Monday, 14 July 2008

Berau: Tim voli pantai Jateng tak meloloskan satupun wakilnya di babak semifinal cabang olahraga (cabor) voli pantai, satu per satu wakil mereka gugur di babak penyisihan grup.

Wakil pertama yang dipastikan tersingkir adalah team putra Jateng 1 (Achmad Kholil/Galing). Setelah pada pertandingan babak penyisihan pool A kemarin hanya menempati peringkat IV dengan nilai rata –rata 0,899 klasemen akhir. Disusul tim Bali yang menempati peringkat III. Hal yang sama juga di alami Tim putra Jateng II, hanya mampu menempati peringkat IV dengan nilai rata – rata 0,690. Pool B dihuni Kaltim II, DKI I dan Jatim I.

“Lawan-lawan kami bermain lebih bagus” Pelatih Tim Volli Pantai Jateng, Suharjanto.

Tim Putri Voli Pantai Jateng sedikit lebih baik yang mampu menembus babak 8 besar. Putri Jateng I yang dikawal Erlina/Fitri berhasil menumbangkan wakil dari Kalbar (Syarifah/Jamiatul) 2 set langsung tanpa balas. Namun, Tim Voli Pantai Jatim (Ike/Helmi) berhasil menghentikan laju tim putri Jateng dengan skor 21-12 dan 21-18.

Pertandingan berikutnya diluar dugaan Bangka Belitung (Babel) yang dikawal Christ Mareti/Haryati mampu mempecundangi Putri Jatim 2 (Suparyanti/Tyas) 2 set langsung tanpa balas,dalam tempo 34 menit 21-18 dan 21-15.

Suharjanto sendiri mengaku tak mengira Babel mampu mengatasi permainan anak asuhnya. ”Kami justru kaget terhadap permainan Babel. Sebelumnya kami sudah tahu permainan mereka tapi kali ini jauh berbeda,”jelas Suharjanto yang mengaku lebih menghawatirkan Papua ketimbang Babel.

Dengan hasil ini target semifinal pun urung dicapai. ”Sebenarnya target kami cukup semifinal,” tambahnya mengakhiri pembicaraan.(Sue/wwn/awi/bru/ret)

 

Sumber.www.ponxvii-kaltim.com

Last Updated ( Monday, 14 July 2008 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=