Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Manca Negara arrow Dalam Suasana Duka AS Berjaya
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1342
mod_vvisit_counterYesterday2107
mod_vvisit_counterThis week9914
mod_vvisit_counterThis month13176
mod_vvisit_counterAll5869594

sloganvoli.jpg

Dalam Suasana Duka AS Berjaya PDF Print E-mail
Written by koko prasetyo   
Monday, 11 August 2008
Beijing, Minggu - Sehari setelah berduka atas kematian mertua sang pelatih—yang tewas ditikam warga China—tim bola voli Amerika Serikat memukul Venezuela 3-2 pada penyisihan grup di Capital Gymnasium, Beijing, Minggu (10/8).

Lewat permainan lima set, tim AS unggul 25-18, 15-18, 22-25, 21-25, 15-10. Kemenangan itu disambut penonton yang melakukan penghormatan berdiri (standing ovation).

Sabtu lalu tim bola voli AS berduka setelah mertua Pelatih Hugh McCutcheon, Todd Bachman, tewas ditikam warga China di Drum Tower, kompleks wisata bersejarah di Beijing.

Akibat serangan itu ibu mertua McCutcheon kritis. Istri McCutcheon adalah Elisabeth Bachman, mantan atlet bola voli putri AS yang tampil di Olimpiade Athena 2004.

”Kami benar-benar merasakan kehilangan salah satu anggota keluarga kami. Mungkin itu sebabnya mengapa kami begitu terluka,” kata Tom Hoff, kapten tim AS. Pada laga itu tim AS tidak didampingi Pelatih McCutcheon. Pelatih kelahiran Selandia Baru itu menyerahkan tugasnya kepada asistennya, Ron Larsen.

Sebelum laga dimulai, pemain AS mengheningkan cipta. Seusai laga mereka segera meninggalkan lapangan tanpa berbicara kepada wartawan. Tim bola voli putra AS berada di peringkat ketiga dunia di bawah raksasa Brasil dan Rusia. Bulan lalu tim AS merebut juara dunia untuk pertama kali, menundukkan Serbia di Rio de Janeiro, Brasil.

Brasil menang mudah
Pada laga Grup B, juara bertahan Brasil menang mudah atas Mesir 3-0. Brasil, yang juara dunia beruntun lima kali antara tahun 2003 dan 2007, menaklukkan Mesir 25-19, 25-15, 25-18. Pada grup itu pula Serbia kalah 1-3 dari Rusia.

Mereka awalnya menang pada set pertama, tetapi menyerah pada tiga set berikutnya, 25-20, 21-25, 22-25, 14-25. Pelatih Serbia Igor Kolakovic menyebut, pasu- kannya kehabisan energi setelah set pertama. Pada laga Grup A Italia memukul Jepang 3-1 dengan skor 25-19, 25-18, 23-25, 25-17.

Sumber : Kompas.com

Last Updated ( Tuesday, 12 August 2008 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=