Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Manca Negara arrow Hujan Bukan Halangan untuk Walsh/May-Treanor
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday809
mod_vvisit_counterYesterday2927
mod_vvisit_counterThis week5696
mod_vvisit_counterThis month45523
mod_vvisit_counterAll5834413

sloganvoli.jpg

Hujan Bukan Halangan untuk Walsh/May-Treanor PDF Print E-mail
Written by koko prasetyo   
Friday, 22 August 2008
Beijing, Kompas — Hujan dan cuaca berkabut tak mampu menghalangi Kerri Walsh dan Misty May-Treanor. Pasangan Amerika Serikat itu mempertahankan medali emas bola voli pantai putri yang mereka rebut pada Olimpiade Athena 2004 dengan memenangi partai final Olimpiade Beijing 2008 di Chaoyang Park Beach Volleyball Ground, Beijing, Kamis (21/8). Sang juara bertahan mengalahkan unggulan utama dan andalan tuan rumah, Wang Jie/Tian Jia, dua set langsung, 21-18, 21-18. Dalam tujuh pertandingan di Beijing, semua mereka menangi dengan straight set dan memperpanjang rekor tak terkalahkan dalam 108 laga sejak 2007.

”Hujan menjadikannya lebih baik. Kami merasa seperti pejuang di lapangan. Tekanan di sini lebih berat dan nyata dari Athena karena kami juara bertahan. Namun, kami bisa mengalahkan pasangan China di kandang mereka sendiri dalam kondisi yang sulit,” ujar Walsh, yang tak bisa menutupi kegembiraannya.

Hujan sudah turun sejak pagi hari sebelum partai perebutan medali perunggu antara pasangan China, Xue Chen/Zhang Xi, dan Talita Rocha/Renata Ribeiro (Brasil). Namun, 12.200 kursi di stadion yang didirikan di tengah Taman Kota Chaoyang ini terisi penuh oleh penonton yang melengkapi diri dengan payung dan jas hujan berwarna-warni.

Bola yang berat dan basah menyulitkan kedua pasangan untuk mengatur serangan. Alih-alih melambung sesuai keinginan, bola kerap menggelincir di tangan ke arah berlawanan. Selain itu, derasnya hujan menyulitkan pemain menerima bola servis lawan.

Pendukung tuan rumah akhirnya berpesta sewaktu Xue/Zhang mengalahkan Rocha/Ribeiro 21-19, 21-17. Ini adalah medali pertama China untuk voli pantai sejak dipertandingkan di Olimpiade Atlanta 1996. Sebaliknya, ini kegagalan pertama putri Brasil untuk meraih medali olimpiade.

”Sulit melihat bola saat melambung tinggi. Namun, kami tak mau mencari alasan kekalahan karena mereka juga disiram hujan yang sama,” ujar Renata sambil menyeka air mata di pipinya.

Rayakan kemenangan

Kemenangan pasangan AS ditentukan Walsh yang menyambar bola di depan net, hasil pukulan pertama May-Treanor. Bola meluncur di antara Wang dan Tian yang mengira bola masih akan diumpankan Walsh kembali kepada May-Treanor.

Pasangan AS itu menjatuhkan diri ke pasir yang basah, berpelukan sambil bersorak gembira. Mereka masih merayakan kemenangan itu ketika panitia menyiapkan podium penghormatan pemenang di bawah siraman hujan.

”Sejak menang di Athena kami sudah bertekad untuk mengulangnya di Beijing. Belum pernah ada yang melakukan ini sebelumnya,” ujar May-Treanor.

Duet AS ini memastikan lolos olimpiade ketika kualifikasi baru berlangsung separuh jalan. Sisa waktu digunakan oleh Walsh untuk memulihkan diri dari operasi bahu yang dijalaninya. Saat pertandingan, Walsh memakai perban khusus untuk melancarkan aliran darah di bahunya. Namun, hal itu sama sekali tak mengganggu penampilannya.

Justru Tian Jia yang harus menjalani perawatan medis dalam kedudukan tertinggal 15-17 pada set kedua. Pelatihnya meminta time out dan memijat dirinya beberapa saat sebelum mereka kembali ke lapangan.

”Mereka lebih baik dari kami. Mereka lebih berpengalaman dan kuat. Namun, kami sudah menciptakan sejarah pada Olimpiade Beijing ini. Ini hasil terbaik yang bisa kami peroleh,” ujar Tian.

AS berpeluang meraih gelar ganda setelah meloloskan pasangan putra, Todd Rogers/Philip Dalhausser, ke babak final menghadapi Marcio Araujo/Fabio Luiz Magahaes, hari ini. Pasangan Brasil lainnya, Ricardo Santos/Emanuel Rego, akan menghadapi mantan rekan senegara yang kini membela Georgia, Jorge Terceiro/Renato Gomes, dalam pe- rebutan medali perunggu.

(J Waskita dari Beijing, China)
Sumber: Kompas
Last Updated ( Friday, 22 August 2008 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=