Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Manca Negara arrow Medali Bersanding di Voli Pantai
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1351
mod_vvisit_counterYesterday1798
mod_vvisit_counterThis week8036
mod_vvisit_counterThis month47863
mod_vvisit_counterAll5836752

sloganvoli.jpg

Medali Bersanding di Voli Pantai PDF Print E-mail
Written by koko prasetyo   
Saturday, 23 August 2008
Todd Jonathan Rogers terbilang pemain berpengalaman di lingkungan Asosiasi Bola Voli Profesional atau AVP, wadah atlet bola voli pantai profesional Amerika Serikat. Setelah tampil biasa-biasa saja dengan Dax Holdren (1996-2002) dan Sean Scott (2002-2006), ia menemukan pria jangkung berkepala plontos bernama Philip Peter Dalhausser. Rogers tidak salah memilih pria yang sempat menjadi asisten pelatih tim bola voli di almamaternya, University of California Santa Barbara. Bersama Dalhausser, Jumat (22/8), Rogers sukses menyandingkan medali emas bagi Amerika Serikat. Sehari sebelumnya, tim bola voli pantai putri AS juga menggaet emas.

Potensi Dalhausser memang besar. Pada tahun keduanya di AVP Tour bersama Nick Lucena, Dalhausser sudah terpilih sebagai pemain menyerang terbaik AVP, sekaligus memimpin daftar bloker terbaik.

Rogers pun meminta Dalhausser menjadi pasangannya musim 2006. Pilihan ini terbukti tepat. Bersama-sama mereka merebut delapan gelar AVP Tour, dan satu gelar tur bola voli pantai dunia (World Tour) di Klagenfurt, Austria. Dalhausser terpilih lagi sebagai pemain menyerang terbaik AVP, sementara Rogers mempertahankan gelar pemain bertahan terbaik AVP yang dikuasainya sejak 2004.

Penampilan mereka mencapai puncaknya setahun kemudian. Sepuluh gelar AVP Tour disempurnakan dengan gelar juara dunia di Gstaad, Swiss. Gelar juara dunia bola voli pantai pertama yang pernah direbut pasangan putra AS. Ditambah dengan tiga gelar World Tour di Paris (Perancis), Stavanger (Norwegia), dan Moskwa (Rusia) tahun 2008, mereka langsung menjadi favorit kuat di Olimpiade Beijing 2008.

Harapan AS

Harapan besar rakyat AS itu akhirnya mereka penuhi dengan memenangi partai final yang berlangsung di Chaoyang Park Beach Volleyball Ground, Beijing, Jumat (22/8). Lewat pertarungan tiga set, Rogers/Dalhausser mengalahkan pasangan Brasil, Marcio Araujo/Fabio Luiz Magalhaes, 23-21, 17-21, 15-4.

Duel kedua pasangan di final menjadi ajang unjuk gigi dua bloker terbaik dunia saat ini. Brasil punya Fabio Magalhaes, sementara AS memiliki Dalhausser.

Brasil awalnya menjanjikan dengan memimpin 6-1, 7-2, 9-2, 10-6. Namun, tiga kali blok Dalhausser membuat AS menyamakan kedudukan 10-10.

Kedua tim kemudian saling mengejar sehingga terjadi deuce, 20-20, 21-21. Smes Rogers dan servis kerasnya memberi dua angka terakhir bagi AS untuk memenangi set pertama.

Perolehan angka ketat kembali terjadi sejak awal set kedua hingga kedudukan 15-15. Giliran Magalhaes yang menjadi pahlawan karena bloknya atas smes Rogers menjadikan Brasil memimpin 17-15. Keunggulan ini dipertahankan pasangan Brasil hingga akhir set kedua, 21-17.

Di set ketiga AS melejit hingga kedudukan 9-1, empat angka di antaranya karena blok Dalhausser sukses membendung serangan Araujo/Magalhaes. Pasangan Brasil mencoba bertahan dengan merebut tiga angka tambahan, tetapi Rogers/Dalhausser tak mau mengalah. Satu blok terakhir Dalhausser atas smes Magalhaes, bloknya yang kesembilan selama pertandingan, menutup final untuk kemenangan pasangan AS.

”Mereka tim yang baik dan melaju ke final dengan mulus. Banyak prestasi yang akan mereka buat pada masa depan, mengikuti senior mereka, Ricardo Santos dan Emanuel Rego, yang mendominasi World Tour enam tahun terakhir,” ujar Rogers memuji permainan lawannya.

Adapun Santos dan Rego, yang merupakan juara bertahan, harus puas mendapat perunggu dengan kemenangan atas pasangan Georgia kelahiran Brasil, Jorge Terceiro/Renato Gomes, 21-15, 21-10. Santos dan Rego adalah peraih emas Olimpiade Athena 2004. Hasil perunggu melengkapi koleksi medali Santos, yang pernah merebut perak Olimpiade Sydney 2000 bersama Ze Marco.

Titik puncak prestasi

Rogers menilai gelar juara Olimpiade Beijing 2008 sebagai titik puncak prestasinya bersama dengan Dalhausser, yang dipujinya sebagai salah satu bloker terbaik dunia. Peran bloker yang baik kini menjadi kunci sukses dalam permainan bola voli pantai.

”Saya sudah membayangkan medali emas jika Phil (Dalhausser) bermain terus seperti ini. Lihat saja, saya dikelilingi tiga bloker terbaik dunia. Ricardo (Santos) telah menetapkan standar yang tinggi selama beberapa tahun terakhir, dan menginspirasi Fabio (Magalhaes) dan Phil. Bloker-bloker baru akan bermunculan dan pemain bertahan seperti saya dan Emanuel (Rego) hanya perlu bertepuk tangan,” ujarnya.

Meski menjadi favorit kuat, langkah Rogers/Dalhausser ke final tak berjalan mudah. Mereka menyandang harapan besar rakyat AS, terbukti dari kun- jungan Presiden AS George W Bush saat latihan sebelum laga pertama melawan Martins Plavins/Aleksandrs Samoilovs (Latvia).

Entah karena kedatangan Bush atau bukan, Rogers dan Dalhausser malah tumbang dua set langsung, 19-21, 18-21, dari lawannya. Beruntung mereka memenangi dua laga penyisihan grup berikutnya melawan Patrick Heuscher/Sascha Heyer (Swiss) dan Mariano Joaquin Baracetti/Martin Alejo Conde (Argentina) sehingga mereka bisa lolos ke 16 besar.

Mereka kembali nyaris tergelincir saat menang susah payah 21-16, 21-23, 15-13 atas pasangan Swiss lainnya, Martin Laciga/Jan Schnider (Swiss). Dua kemenangan lebih mudah atas David Klemperer/Eric Koreng (Jerman) di perempat final dan Jorge Terceiro/Renato Gomes di semifinal akhirnya memastikan tempat Rogers/Dalhausser di final.

Negara pertama

Medali emas yang diperoleh Rogers/Dalhausser menjadikan AS negara pertama yang mampu menyandingkan medali emas bola voli pantai putra dan putri. Sehari sebelumnya, Kerri Walsh/Misty May-Treanor mempertahankan medali emas yang mereka peroleh di Olimpiade Athena 2004. Walsh/May-Treanor juga menjadi atlet bola voli pantai pertama yang merebut emas olimpiade dua kali secara berturut-turut.

Sejak bola voli pantai masuk kalender Olimpiade Atlanta 1996, AS tak pernah gagal membawa pulang medali emas. Pasangan legendaris Karch Kiraly/Kent Steffes merebut emas untuk AS tahun 1996, sementara emas pu- tri diraih pasangan Brasil, Jackie Silva/Sandra Pires.

Dain Blanton/Eric Fonoimoana ganti meraihnya pada Sydney 2000, bersama pasangan putri Australia, Natalie Cook/Kerri Pottharst. Di Athena, giliran Walsh/May-Treanor yang menyelamatkan muka AS karena emas putra dikuasai Ricardo Santos/Emanuel Mego (Brasil).
Sumber:kompas
Last Updated ( Saturday, 23 August 2008 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=