Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Manajemen Klub arrow PEMBUKAAN RUBRIK "MQ" OLEH KI GENDENG PINDAKAAS.
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday608
mod_vvisit_counterYesterday1798
mod_vvisit_counterThis week7293
mod_vvisit_counterThis month47120
mod_vvisit_counterAll5836009

sloganvoli.jpg

PEMBUKAAN RUBRIK "MQ" OLEH KI GENDENG PINDAKAAS. PDF Print E-mail
Written by marto   
Wednesday, 13 December 2006

Volimania yang budiman, simbah dihadapkan pada 2 pilihan "sulit" nih. Antara naskah harus segera naik cetak, dengan "legalitas" artikel. Saya sudah menerima artikel dari Ki Gendeng Pindakaas untuk saya upload. sebenarnya ini untuk mengantisipasi jika beliau ada halangan tdk bisa mengakses internet atau berada diluar jangkauan PC. Ternyata itu saat ini terjadi. Maka, dengan "terpaksa", tulisan beliau  diupload dengan identitas simbah marto supaya bisa segera meramaikan situs. Untuk selanjutnya, mudah2an Ki Gendeng bisa langsung upload dari "gerbang"nya sendiri. Nah, Berikut adalah tulisan beliau. Selamat menikmati. (marto)

 Akhirnya saya bisa menggedor pintu hati Mbah Marto. Setelah berminggu-minggu digugat, beliau memberi restu adanya bahasan tentang manajemen klub yang kemudian diplesetkan menjadi rubrik Manajemen Qlub ("MQ") ini. Yang kami maksud sebagai 'klub' di sini bukan harus perkumpulan yang besar, kaya, dan masyhur. Segala bentuk perkumpulan bola voli bisa kita bilang sebagai 'klub' di rubrik ini. Dari tingkat RT, RW, kecamatan, ... sampai ke tingkat nasional. Semua sah untuk disebut sebagai 'klub'.

Saya tertarik dengan istilah "pemain inti" yang lazim dipakai dalam bolavoli. Pada hemat saya, pada bidang olahraga memang "intinya adalah pemain". Tujuan primer pengelolaan klub adalah peningkatan prestasi pemain itu sendiri. Upaya-upaya pengadaan pelatih, fasilitas latihan, kesejahteraan adalah target sekunder dari aktivitas manajemen klub.

Semua klub selalu ingin jadi pemenang pada setiap pertandingan. Ini ambisi yang halal dan sah saja. Teknik pembinaan pemainnya pun berbeda-beda. Untuk pemain profesional mungkin bisa menggunakan cara-cara yang keras ala kamp konsentrasi atau kawah candradimuka. Tetapi untuk klub yang pesertanya cuma ingin sehat, maka cara pembinaannya cukup dilakukan dengan metoda Ketoprak Humor atau Republik BBM. Tetapi pada akhirnya, sekali lagi : semua klub berambisi ingin menang !!  Apa pun rintangannya !!

Pertempuran dalam dunia bolavoli bisa telah dimulai jauh sebelum hari pertandingan itu sendiri. Jujur saja, perselisihan segitiga antara pemilik klub, pelatih, dan pemain sering sekali terjadi. Penyakit ini tidak hanya terjadi pada klub level kampung. Klub berskala nasional pun bisa terjangkit penyakit "kampungan" ini. Kekalahan dalam suatu pertandingan bisa terlihat jauh sebelum wasit meniup peluit panjang. Yakni ketika sebuah klub gagal menggalang dana pembelian bola dan kaos seragam. Atau ketika lapangan volinya digusur menjadi bangunan pompa bensin. Kekurangan ini tidak hanya terjadi pad klub yang (dianggap) "miskin". Klub yang kelihatan kaya pun bisa (ternyata) masih juga "kekurangan" sumberdaya. Banyak klub yang hidup dalam suasana "damai tapi gersang" , atau bahkan mereka "layu sebelum berkembang". Mari kita mengubah 'masalah' yang muncul tersebut menjadi 'gairah' kita untuk menyelesaikannya. Mari kita berbagi pengalaman dan saling asah pemikiran. Saya optimis, ada kekuatan di masing-masing lokalitas. Kita tidak perlu meminta-minta bantuan dari daerah lain, apalagi malah menambah utang luar negeri. Saya juga yakin ada kemampuan sektoral bolavoli. Kita tidak perlu mengemis-ngemis kepada para pecinta golf untuk ikut memajukan voli.

Kecerdasan dalam mengelola suatu klub akan menghasilkan klub-klub kampung yang tidak "kampungan" dan klub-klub "miskin" yang tidak kekurangan. Saya persilakan kawan-kawan pengunjung website ini untuk memberikan gagasan, informasi, pertanyaan, protes, atau apa saja seputar MQ ini. Anda dapat mengirimkan tulisan dari berbagai sumber a.l. yang berupa pengalaman Anda sendiri, cerita dari orang lain, bacaan buku / majalah , atau pun tontonan di TV.

Akhir kata, sebagai moderator rubrik "MQ", saya berjanji untuk ikut memajukan voli, bukan ikut-ikutan poli..  (minimal tidak dalam waktu dekat ini, he.. he..).

Tabik !!

Ki Gendeng Pindakaas

NB.: Pindakaas = peanut butter = selai kacang

Last Updated ( Wednesday, 13 December 2006 )
 
< Prev
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=