Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Ulah Panitia arrow SEKAPUR SIRIH dari WAK AGEN tentang Rublik ULAH PANITIA
Skip to content

sloganvoli.jpg

SEKAPUR SIRIH dari WAK AGEN tentang Rublik ULAH PANITIA PDF Print E-mail
Written by wak agen   
Thursday, 14 December 2006

Sebelumnya, saya ucapkan terimakasih kepada Mbah Marto atas dibukanya rubrik "Ulah Panitia" ini. Selain itu, saya ungkapan juga rasa penyesalan yang dalam (kok baru diadakan sekarang, Smile).

Saya protes kepada Ki Gendeng Pindakaas di rubrik "MQ". Pernyataan dia bahwa dalam olahraga "intinya adalah pemain" itu baru setengah benar. Saya lebih setuju kalau dunia voli itu diumpamakan sebutir telur bebek.Dalam telur bebek ada bagian yang berwarna kuning dan sekelilingnya yang berwarna putih.Yang warna kuning ini memang kelak akan jadi anak bebek. Tetapi mustahil telur bebek itu bisa menetas (meskipun dierami oleh seekor gajah sekalipun) kalau tanpa ada pasokan gizi dari bagian yang berwarna putih.

 Kalau saya (terpaksa) berburuk sangka, maka saya kira Ki Gendeng telah meremehkan peran "Panitia" dalam penyelenggaraan event (hajatan) bolavoli. Dalam perumpamaan telur bebek di atas, para panitia (dan penonton !!) adalah putih telur yang setia melindungi dan rela berkorban untuk kejayaan si kuning telur. Toh ketika para pemain itu akhirnya menjadi pesohor (selebriti), panitia & penonton pula lah yang semula membesarkan mereka. Berbagai hajatan / perhelatan bolavoli ini jelas menjadi tolok-ukur prestasi para pemain. Sekaligus untuk menjadi media bagi para pemain untuk mendapatkan penghargaan / apresiasi dari para penontonnya (apa pun pertimbangannya). 

Lebih tersesat lagi kalau Ki Gendeng (di "MQ") dengan sangat ambisius bilang bahwa semua klub harus selalu menang. Bagi saya, memang salah satu tim harus membuat skor untuk mengakhiri suatu pertandingan. Tetapi siapa kah pemenangnya ??  Ya semuanya : tim kiri, tim kanan, wasit, pelatih, panitia, sponsor, dan ... penonton !! Pertandingan voli ini adalah hajatan, resepsi, kendurian yang harus dinikmati oleh semua pihak. Bukan untuk memahkotai (satu) pemenang dan tidak untuk mempermalukan (banyak) pihak yang kalah skor.

Event bolavoli adalah kesempatan bagus untuk berbagi gairah hidup dan keceriaan. Dalam perhelatan, jangan memposisikan penonton sebagai obyek yang pasif. Masyarakat kita sudah bosan terus-terusan disepelekan dan dijadikan obyek. Suatu event harus memberi ruang ekspresi bagi penonton, bahkan hendaknya bisa mendorong penonton agar menjadi bagian dari atraksi perhelatan itu sendiri !!

Last but not least (wahh.. mulai pakai bahasa Inggris, nih !), kelak bisa jadi bahwa: dengan kemasan khas budaya kita, maka perhelatan-perhelatan bolavoli ini bisa jadi salah satu magnet wisata dan lantas menjadi lokomotif perekonomian negara (kelihatan mustahil ??).Pokoknya, never say "never" lah!! Di akhir pengantar ini, saya mengajak para pengunjung website untuk menyumbang.Tuliskan pengalaman pribadi, catatan pembicaraan dengan orang lain, maupun hasil bacaan buku / majalah tentang topik-topik seputar "Penyelenggaraan Hajatan" (Event Organizing) dalam bolavoli. Seperti rubrik "MQ", maka rubrik ini pun tidak hanya untuk perhelatan yang biayanya mahal dan berskala besar. Hajatan kelas RW dan kelurahan pun selalu layak diliput dan dibahas. Bukan kah ide, info, dan kecerdasan itu ada pada semua tingkat dan bisa berasal dari segala arah ?!. Ayyoooo... !! 

Salam, 

Wak Agen

Last Updated ( Thursday, 14 December 2006 )
 
< Prev
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=