Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Manca Negara arrow Analisis Lawan usai Kejuaraan Dunia
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday2115
mod_vvisit_counterYesterday2275
mod_vvisit_counterThis week11800
mod_vvisit_counterThis month36168
mod_vvisit_counterAll5961837

sloganvoli.jpg

Analisis Lawan usai Kejuaraan Dunia PDF Print E-mail
Written by benny   
Saturday, 16 December 2006
DOHA - Korea Selatan (Korsel) mencatatkan diri dalam sejarah. Negeri Ginseng itu menjadi negara ketiga yang berhasil mempertahankan emas cabang olahraga (cabor) voli indoor di Asian Games XV. Mereka bergabung dengan Tiongkok dan Jepang yang telah mencetak rekor lebih dulu.

Pada partai pemungkas voli indoor kemarin, Korsel melibas Tiongkok dengan skor 3-1 (25-18, 22-25, 25-18, 25-16). Di laga lainnya, Arab Saudi mendulang perunggu usai mengalahkan tuan rumah Qatar dalam pertarungan ketat yang berakhir dengan skor 3-2 (25-20, 16-25, 25-21, 17-25, 15-11).

Di laga puncak, Korsel berhasil menerapkan strategi dengan memastikan tosser Tiongkok yang merupakan motor serangan. Pada set pertama, Negeri Ginseng tersebut langsung memimpin dengan skor 8-6, serta tak terkejar hingga set ini berakhir.

Di set kedua, Tiongkok mulai mengetahui kelemahan timnya. Di pertengahan pertandingan, mereka mengganti tosser. Hasilnya, Tiongkok mencuri set ini meski di awalnya sempat tertinggal.

Tapi, kondisi ini tak lama. Korsel yang dimotori Lee Sun Kyu terus berusaha keras untuk menumbangkan tim besutan Zhou Jianan. Apalagi, pemain-pemain Tiongkok sering melakukan kesalahan, terutama receive.

"Sejak Kejuaraan Dunia 2006, kami telah menganilasis kekuatan Tiongkok. Kami melihat tosser mereka sangat hebat dalam mengatur serangan. Karena itu, kami berupaya untuk mematikan dia," kata Lee Sun Kyu yang dikutip di situs resmi Asian Games.

Sedangkan pelatih Tiongkok Jianan mengakui Korsel bermain sangat bagus. "Mereka sangat bagus baik pertahanan maupun serangan. Kami sangat kesulitan untuk mencari celah kelemahan mereka," pungkasnya.

sumber: jawapos 

Last Updated ( Sunday, 17 December 2006 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=