Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Serba-Serbi arrow kenapa voli gak "terkenal"..????
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1565
mod_vvisit_counterYesterday1660
mod_vvisit_counterThis week3225
mod_vvisit_counterThis month7094
mod_vvisit_counterAll6433748

sloganvoli.jpg

kenapa voli gak "terkenal"..???? PDF Print E-mail
Written by Ayu Fajriani   
Friday, 22 December 2006
Kenapa ya, untuk mendapatkan berita tentang voli termasuk susah? Kalau dilihat dari ilmu pemasaran hal itu terjadi mungkin karena pasarnya juga kecil, artinya nggak banyak orang yang membutuhkan informasi tersebut (ups para volimania jangan marah dulu ya, terusin aja bacanya ^_^)

Apa karena voli termasuk olahraga minoritas? Enggak juga, soalnya Voli tuh olahraga terfavorit ketiga di masyarakat Indonesia setelah Sepakbola dan Bulutangkis. Buktinya coba perhatikan lomba-lomba yang ada di 17, Agustusan, atau pertandingan porak,  hampir semuanya ada pertandingan voli.

Hal ini menunjukkan bahwa pasar pecinta voli memang ada, dan cukup besar. Kalau nggak, mana mau perusahaan sekelas Sampoerna bersedia jadi sponsorship kegiatan olahraga yang nggak jelas siapa penggemarnya (meskipun brand yang dipakainya adalah sampoerna hijau, yaitu produk keluaran Sampoerna yang memang ditujukan buat segmen golongan menengah ke bawah)

Ternyata jadi olahraga peringkat favorit ketiga aja belum cukup. Karena banyak lho penggemar voli yang cuma menggemari voli diem-diem aja, kalo ada pertandingan nonton - itu pun kalo sempet, trus cuma up date data pertandingan dari surat kabar, itu pun kalo ada, kalau nggak ada cuma manganggap wajar, atau malah cuma seneng main voli doang tapi nggak ngeh sama pervolian nasional.

Trus butuh apa lagi biar Voli lebih terekspose lagi? Cuma satu kuncinya, SHOW UP donk kalau kita (volimania) tuh ada dan juga butuh up date informasi ‘n data (terutama profil pemain). Show up juga kalo voli tuh bukan monopoli orang-orang yang udah ‘dewasa’ soalnya kayaknya sebagian besar ABG menganggap remeh Voli dan berpresepsi basket lebih bergengsi. Lihat aja di sekolah-sekolah jarang banget ada ekskul voli. Bahasa

Kalau bukan para volimania yang nunjukkin bahwa Voli tuh oke, siapalagi? Nggak ada yang sebaik volimania dalam mengkspose voli dan pembuatan situs ini (www.volimania.org) juga merupakan salah satu cara kita untuk show up yang jitu, congrat!! Ayo kita provokasi masyarakat untuk lebih mencintai voli !!!!

By the way, Maia Ahmad dengan tim extravaganzanya juga sempet bikin riset tentang Voli lho... katanya ternyata yang bikin voli susah maju dikarenakan selama ini ada anggapan negatif tentang voli... yaitu voligami (banyak istri).... voliandri (banyak suami)... voliaries (banyak...... kambing?! @#$%^&*!! Bahkan voli tuh lagi diperangi sama pemerintah karena gagal bikin Indonesia bebas volio ..... heuheuheu ....joke...

(keterangan : pada paragraf terakhir mohon dibaca dengan logat sunda dimana v dibaca pe)

 
Last Updated ( Friday, 27 April 2012 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=