Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Profesional Liga arrow Kieu Datang, Samator Kembali Optimistis
Skip to content

sloganvoli.jpg

Kieu Datang, Samator Kembali Optimistis PDF Print E-mail
Written by koko prasetyo   
Thursday, 19 March 2009

KEKUATAN Surabaya Samator diprediksi bakal kembali menakutkan. Mulai kemarin (18/3), Ngo Van Kieu bergabung lagi dengan tim yang bermarkas di Driyorejo, Gresik, tersebut. Sebelumnya, open spiker asal Vietnam itu harus di absen di putaran dua seri ketiga di Jember dan seri keempat di Gresik. Sebab, pemain 25 tahun tersebut harus pulang ke negaranya. Itu disebabkan jadwal Proliga di Indonesia berbenturan dengan kejuaraan sejenis di Vietnam.

Photo by : Esti Fauziah

Kembalinya Kieu pun membangkitkan optimisme juara dua kali Proliga itu. Selama ini, Kieu selalu menjadi mesin poin bagi Samator. Babak final four yang bakal dimulai di Magetan Jumat besok (20/3) akan menjadi pembuktian kembali bagi Kieu. "Kami berharap kehadiran Kieu bisa memuluskan langkah kami di final four besok. Dia pemain bagus dan bisa menjadi inspirasi bagi tim," terang Aris Achmad Risqon, pilar Samator, sebelum bertolak ke Magetan kemarin sore (18/3).

Di partai perdana, Samator bakal menghadapi tim pendatang baru Bank Sumsel. Selanjutnya, anak asuh Li Quijang itu bakal bersua Jakarta Sananta dan bakal bentrok kontra Bantul Yuso Gunadarma di partai terakhir.

Di antara tiga pesaing tersebut, Yuso Gunadarma dianggap menjadi lawan terberat bagi Samator. Padahal, Yuso mampu dua kali dikalahkan Samator di babak penyisihan. Sedangkan Jakarta Sananta malah mampu menggebuk Samator di partai terakhir seri putaran kedua seri empat di Gresik.

"Tapi, saat kalah dari Sananta, Samator tampil dengan materi pemain muda. Jadi, kekalahan tersebut tidak bisa dijadikan acuan. Musuh paling berat tetap Yuso. Secara peringkat kan juga bisa dilihat. Mereka ada di posisi kedua klasemen akhir babak penyisihan," tegas Aris.

Selain itu, materi pemain Yuso pun dianggap paling merata. Itu masih ditambah dengan fakta bahwa tim asal Kota Gudeg tersebut diperkuat banyak pemain muda. Keadaan itu membuat Yuso makin diwaspadai Samator. "Motivasi pemain-pemain muda Yuso tentu makin berlipat karena berlaga di final four. Ini yang harus diwaspadai," tegas Aris.
Sumber :Jawa Pos
Last Updated ( Thursday, 19 March 2009 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=