Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Profil Pemain arrow Jabatan Baru di Sidoarjo
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday726
mod_vvisit_counterYesterday790
mod_vvisit_counterThis week1516
mod_vvisit_counterThis month1516
mod_vvisit_counterAll6821426

sloganvoli.jpg

Jabatan Baru di Sidoarjo PDF Print E-mail
Written by koko prasetyo   
Thursday, 26 March 2009

Satu pekan ini, Loudry Maspaitella tak lagi tinggal bersama keluarga di Cibubur, Jakarta Timur. Pemain bola voli nasional itu kini menetap di Sidoarjo, Jawa Timur. Hal itu seiring status baru Loudry sebagai wakil kepala Bank BNI Cabang Sidoarjo.

Meski jabatannya naik, konsekuensi yang ditanggung Loudry tidak kecil. Dia harus rela meninggalkan istri dan ketiga buah hatinya. Namun, ''perpisahan'' itu hanya sementara. Loudry berencana memboyong keluarganya ke Sidoarjo.

''Lagipula jauh dari keluarga juga tak lama. Setelah anak-anak memasuki tahun ajaran baru, mereka bisa segera menyusul,'' terang bapak tiga anak itu. Ketiga buah hati

Loudry memang sedang menempuh pendidikan sekolah dasar. Mereka adalah Lourenthya Fleurette Maspaitella (10 tahun), Loudivio Yoel Enrique Maspaitella (8), dan Loudivia Ruth Tabitha Maspaitella (8).

Jabatan baru itu memang sudah lama diidamkan Loudry. Maklum, akibat kesibukan di blantika bola voli nasional, karir pria yang mengakhiri masa lajang pada 6 Desember 1996 itu kerap kali terganjal. Meski Loudry membela tim bola voli BNI, tapi dia tak pernah sekalipun mendapatkan dispensasi.

''Lho saya masuk BNI juga tak ada sangkut pautnya dengan voli. Masuk ke sini dengan modal ijazah. Kalau sekarang sampai begini, itu h benar-benar hasil kerja keras saya sejak awal,'' kata suami dari R. Fortina Maulina Pasaribu itu.

Meski harus meninggalkan Jakarta, Loudry tetap tak kehilangan kesempatan bermain voli. Bahkan, dia mendapatkan tim voli BNI terkuat pada wilayah VI Jawa Timur. Di sana sudah tergabung banyak pemain dari klub Sparta Sidoarjo yang memiliki jadwal rutin berlatih. Loudry memang lahir di keluarga atlet. Saudara perempuannya, Henny Maspaitella, dikenal sebagai mantan pelari jarak pendek andalan Indonesia. Ayahnya, Leonard Maspaitella, adalah pelatih voli. Sedangkan ibundanya, Paulina Sarah Lessil, juga mantan atlet voli.

Dalam sebuah kesempatan, Henny menyatakan bahwa mereka memang secara tidak sadar diarahkan untuk menjadi atlet. Orang tua mereka memang tidak pernah mengarahkan secara khusus untuk menjadi olahragawan. Namun, karena selalu bersentuhan dengan lapangan dan lintasan, jiwa olahraga pun tumbuh subur di dada mereka.
Sumber :Jawa Pos
Last Updated ( Friday, 27 March 2009 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=