Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Profesional Liga arrow PBVSI Jatuhkan Skorsing kepada Wasit Raditya
Skip to content

sloganvoli.jpg

PBVSI Jatuhkan Skorsing kepada Wasit Raditya PDF Print E-mail
Written by marto   
Monday, 22 March 2010

Sriwijaya Post - Minggu, 21 Maret 2010 16:48 WIB PALEMBANG - Ancaman Bank Sumsel untuk mundur dari Pro Liga karena merasa dicurangi wasit Raditya mendapatkan tanggapan serius dari pihak Panitia Pro Liga dan PB PBVSI. Direktur Pro Liga Hanny Surkatti atas nama panitia dan PB PBVSI meminta maaf atas kesalahan wasit Raditya yang terkesan membuat keputusan tidak prosedur.

 "Kami atas nama panitia dan pengurus meminta maaf kepada Bank Sumsel, atas kesalahan wasit yang memimpin pertandingan. Kami meminta Bank Sumsel agar tidak mundur dari kompetisi," kata Hanny, Minggu (21/3).

Menurut Hanny, kesalahan wasit terletak kepada proses pemberian kartu kuning, kemudian kartu merah. Ada prosedur dalam aturan pertandingan Voli, ketika hendak mengeluarkan kartu merah, wasit yang bersangkutan harus berkoordinasi dengan kapten tim, apakah pemain ini bisa melanjutkan pertandingan atau tidak.

"Namun setelah kita selidiki ternyata, ia tidak menanya kapten tim. Untuk itu kami menjatuhkan skorsing kepada wasit yang bersangkutan agar tidak memimpin dalam pertandingan yang dilakoni Bank Sumsel, sementara pemain Bank Sumsel Rudi S sudah bisa bermain," ujar Hanny.

Semantara itu Iskandar, Panitia Pelaksanan Pertandingan yang mewakili Bank SumselBabel menegaskan, mereka berharap kejadian tidak lagi terulang. Dengan kejadian ini mereka merasa sangat dicuraingi. Akibat kejadian ini Bank SumselBabel mengalami kekalahan dari Jakarta Sananta dengan skor 2-3 dalam pertemuan kedua di Gor Sport Hall, Sabtu (20/3) kemarin. "Kami berharap kejadian ini tidak terulang lagi. Tetapi untuk keputusan mundur dari Pro Liga kami masih akan menggelar rapat lagi," ujar Iskandar.

Ditambahkan Hanny, Bank Sumsel merupakan satu-satunya tim asal Sumatera yang konsisten mengikuti Pro Liga dan turut berperan melakukan pembinaan pemain-pemain nasional. "Kami harapkan Bank Sumsel untuk tidak mundur dari kompetisi. Selain itu kans Bank SumselBabel untuk juara sangat besar," ujar Hanny. Seperti diketahui sempat terjadi insiden dalam pertandingan Bank SumselBabel vs Jakarta Sananta. Libero sekaligus toser Rudi S mendapatkan kartu merah sehingga absen untuk satu set pertandingan. Akibat keputusan kontroversial ini, permainan Andry cs mengalami penurunan dan kalah dengan skor 2-3. Merasa dicurangi pihak Bank SumselBabel kemudian melakukan protes ke panitia.

Last Updated ( Monday, 22 March 2010 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=