Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Profesional Liga arrow BNI Jumpa Samator Di Grand Final
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday348
mod_vvisit_counterYesterday2336
mod_vvisit_counterThis week5129
mod_vvisit_counterThis month48202
mod_vvisit_counterAll5771125

sloganvoli.jpg

BNI Jumpa Samator Di Grand Final PDF Print E-mail
Written by Esti Fauziah   
Monday, 10 May 2010

Putri : BNI Tantang Juara Bertahan PLN

Juara bertahan putra Surabaya Samator akhirnya memastikan diri ke final Sampoerna Hijau Voli Proliga 2010 setelah pada laga terakhir di GOR Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, menundukkan Jakarta BNI 46 dengan skor 3-1 (22-25, 26-24, 25-18, 25-16), Minggu (9/5).

-- Putra BNI rebut Peringkat 1 Klasemen Final Four -- 

Kemenangan itu membuat nilai yang dikumpulkan tidak mungkin dikejar lagi oleh pesaing utama mereka, Palembang Bank Sumsel Babel. Surabaya Samator mendulang nilai 10 dari enam laga babak empat besar, sedangkan nilai maksimal Palembang Bank Sumsel Babel, bila pada laga terakhir mengalahkan Jakarta Sananta, akan menjadi 9. Di partai final, mereka akan bertemu Jakarta BNI 46, yang sehari sebelumnya telah memastikan diri ke partai puncak.


"Kami bersyukur bisa lolos ke partai final, karena kami terseok-seok di babak reguler dan empat besar. Masih banyak hambatan dan permainan kurang stabil," kata manager Surabaya Samator, Hari Trisnardjo.
 Senada dengan Hari Trisnardjo, kapten tim Ayip Rizal mengatakan, timnya gembira yang mendapatkan satu tiket ke final.

"Kunci kemenangan tadi karena kami dapat memanfaatkan kesalahan lawan, untuk mencetak point demi point," katanya.


Pada laga tersebut, pelatih Jakarta BNI 46 asal China, Hu Xinyu melakukan perubahan yang sangat mendasar mulai pertengahan set kedua. Kapten tim Loudry Maspaitella diganti oleh tosser kedua yang selama ini hampir tidak pernah diturunkan, Ariyanto. Pergantian hingga set terakhir ini mengakibatkan tumpulnya serangan juara tiga kali itu. Ariyanto banyak sekali melakukan umpan yang tidak akurat sehingga gagal menghasilkan serangan yang mematikan.

Jakarta BNI 46 hanya memasang satu pemain asing di setiap setnya, tidak seperti pada laga-laga sebelumnya. Pemain asal Amerika Serikat, Nick Scheftic diturunkan pada dua set awal, sedangkan pemain asal Argentina, Franco Giacheta dimainkan pada set ketiga dan keempat.


Maruf Herlambang yang tampil baik pada dua laga sebelumnya hanya ditampilkan di set pertama. Begitu juga dengan Rudi Tirtana. Hu Xinyu menampilkan empat pemain lapis kedua, seperti Ahmad Magdi, Agung Seganti, Khasoni Mufid, dan Lutfi Ansor sepanjang pertandingan. Komposisi pemain ini tentu saja dimanfaatkan dengan baik oleh tim yang dilatih pelatih China lainnya, Li Qiujiang itu.


"Kami tidak memberi kemenangan ke tim lain (Surabaya Samator) untuk lolos ke final. Kami tidak mau menjadi harapan atau menggantungkan pada tim lain," kata kapten Jakarta BNI 46, Loudry Maspaitella.
Menurut Loudry, dia dan juga pelatih Hu justru kecewa dengan penampilan para pemain lapis kedua yang kurang bersemangat, sehingga kesannya memberikan kemenangan ke lawan. Pertimbangan pelatih memasang pemain lapis kedua, adalah menghindari cedera. "Jangan sampai kejadian yang menimpa saya akan terulang lagi," kata Loudry, yang mengalami cedera pergelangan kaki dua hari sebelum laga itu. 

Bila Surabaya Samator kalah dalam laga itu, dan Palembang Bank Sumsel Babel menang atas Jakarta Sananta pada laga terakhirnya, maka Surabaya Samator dan Pelembang Bank Sumsel Babel akan hitung-hitungan poin untuk menentukan ke babak final.

Gresik Petrokimia Tidak Mampu Menang Telak

SOLO, 9 Mei - Tim putri Gresik Petrokimia tidak mampu menang dengan skor telak pada laga terakhir babak empat besar Sampoerna Hijau Voli Proliga 2010. Bermain dalam kondisi di luar GOR Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, yang hujan, Minggu (9/5), tim yang dihuni para pemain muda berbakat itu menang 3-1 (25-16, 25-21, 19-25, 25-23) atas Jakarta TNI AU.


"Sayang sekali kita tidak dapat menang dengan skor telak. Sebab, jika menang telak, maka peluang kita ke babak final akan terbuka. Memang, kita bergantung hasil antara Jakarta Electric PLN dan Jakarta BNI 46 bermain di laga ketiga nanti," kata manager Gresik Petrokimia, Syamsul Huda. Menurut Syamsul Huda, timnya banyak melakukan kesalahan sendiri sehingga banyak point terbuang.

 

Kemengan yang diraih tim yang selalu tampil di Proliga sejak 2002 itu berarti membuka peluang ke partai final. Hanya saja, nasib mereka akan bergantung hasil laga antara Jakarta Electric PLN dan Jakarta BNI 46. Saat berita ini diturunkan, kedua tim belum selesai bertanding.


Gresik Petrokimia akan melaju ke final jika Jakarta BNI 46 kalah telak. Bila Jakarta BNI 46 kalah, Gresik Petrokimia dan Jakarta BNI 46 sama-sama akan mendulang nilai 9. Tim yang akan mendampingi Jakarta Electric PLN ke final akan ditentukan lewat rasio point. Rasio point yang dimiliki Gresik Petrokimia saat ini 1,007.


Bila Jakarta BNI 46 menang (skor 10), maka sudah pasti mantan juara ini akan menantang juara bertahan Jakarta Electric PLN di final.


Menurut pelatih Jakarta TNI AU, timnya memang bermain kurang begitu baik, hal itu dikarenakan kondisi pemain asingnya, Kimberly yang tidak fit akibat sakit diare.
"Penampilan pemain asing selalu berpengaruh terhadap pemain lokal. Bila bagus, maka akan membawa angin bagus pula, begitu pula sebaliknya," kata pelatih Jakarta TNI AU, Eko Waluyo.


Kedua tim tidak mempertontonkan permainan yang menawan. Mereka tidak terlihat ngotot untuk saling mengalahkan. Penonton pun jarang sekali berteriak mendukung.

 

 

Last Updated ( Tuesday, 11 May 2010 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=