Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Voli Daerah arrow Semifinal Voli Rusuh, Pemain Saling Kejar
Skip to content

sloganvoli.jpg

Semifinal Voli Rusuh, Pemain Saling Kejar PDF Print E-mail
Written by Luth Uyek Fahlawa   
Monday, 12 July 2010

PORDA JABAR 

BANDUNG,  - Semifinal cabor bola voli putra yang mempertemukan antara Kota Bandung dan  Kabupaten Bandung berjalan rusuh di Gor Ctra Arena, Minggu (11/7) sore. Hal tersebut  dipicu keputusan wasit dan lines man yang dianggap merugikan Kabupaten Bandung.

Sejak pertandinan dimulai, aroma kerusuhan sudah mulai tampak terjadi. Para pemain kedua tim  melakukan aksi selebrasi berlebihan seusai mencetak poin sehingga sewaktu-waktu bisa menyulut  emosi tim lawan atau pendukung tim lawan.
Kekhawatiran tersebut terbukti saat memasuki set kelima yaitu set penentuan setelah kedua  tim berbagi set 2-2. Kerusuhan dipicu oleh aksi protes berlebihan dari puluhan pendukung  Kabupaten Bandung terhadap wasit dan lines man sehingga memicu emosi pemain di lapangan.

Mengawali set kelima, Kota Bandung berhasil unggul cepat 8-4 hingga kedua tim berganti  lapangan. Kabupaten Bandung mulai bangkit dnegan melakukan dua kali smes akurat sehingga  memperkecil skor menjadi 8-6.

Kota Bandung meminta time out dan setelah itu Kota Bandung  mulai bisa mengimbangi permainan  Kabupaten Bandung. Kota Bandung  pun menambah satu poin lewat quick smash di area enam. Bola keras meluncur  meninggalkan garis, namun wasit 1, Indra, melihat bola menyentuh blok pemain Kabupaten Bandung.

Hal tersebut menyulut protes keras dari pemain Kabupaten Bandung.  Aksi pelemaran botol air mineral dilakukan oleh suporter Kabupaten Bandung ke dalam  lapangan, hal tersebut menyulut emosi pemain dan ofisial serta pendukung Kota Bandung.

Pertandingan terhenti 30 menit dan kondisi di dalam lapangan tak terkendali. Setelah para  pemain dan ofisial kabupaten bisa menenangkan para pendukungnya, pertandingan dilanjutkan  kembali.

Kota melancarkan servis dan diakhiri dengan smes keras pemain kabupaten di area 5. Bola  keras menuju garis belakang dan lines man, Asep Siman, mengangkat bendera tanda bola keluar. Tak terima dengan keputusan wasit libero kabupaten, Adi Syahrizal, berlari mengejar lines  man dan berusaha memukulnya.

Pemain Kota Bandung, Angger Rizal, yang berusaha membela lines man justru kena sabetan tangan Adi.  Hal tersbeut membuat kondisi di dalam lapangan rusuh karena beberapa pemain ada yang saling  kejar. Begitu pun pendukung Kabupaten, merangsek masuk lapangan memprotes keputusan  tersebut.

Setelah diskor selama 2 jam, akhirnya pertandingan dilanjutkan dan akhirnya Kota Bandung  berhasil  menang dengan skor 15-12 sehingga bisa mengalahkan Kabupaten  Bandung dengan skor 3-2 (23-25, 25-19,  25-20, 19-25 dan 15-12).

Kota Bandung akan bertemu Kab Cirebon yang menang di semifinal atas Kab Sukabumi dengan skor 3-0 (25-21, 25-22, 25-18). Di putri, Kota Bandung lolos ke final setelah  mengalahkan Kab  Sumedang 3-0 (25-22, 25-8, 25-10). Kota akan ditantang Kabupaten Bandung yang menang atas  Kab Bekasi 3-0 (25-20, 25-15, 25-22). Seluruh final akan digelar pada Selasa pagi. (*)

Sumber : Tribun Jabar

Last Updated ( Monday, 12 July 2010 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=