Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Voli Daerah arrow Petro Kembali ke Pelatih Lokal
Skip to content

sloganvoli.jpg

Petro Kembali ke Pelatih Lokal PDF Print E-mail
Written by marto   
Tuesday, 27 July 2010

 Lisensi Beberapa Mantan Pevoli Petro Berlevel Internasional

[Jawapos, Minggu, 25 Juli 2010 ] GRESIK - Klub voli perempuan Gresik Petrokimia terus membangun kekuatan untuk menyongsong Livoli 2010. Selain berburu pemain berkualitas, mereka sudah menunjuk Yusuf Prihantono untuk memoles Novia Andrianti dkk.

''Kami punya target tinggi pada musim ini. Jadi, kami tidak main-main dan membangun kekuatan lebih dini'' kata Ketua Harian Petro -sebutan Gresik Petrokimia- Syamsul Huda kemarin (24/7).

Pada Livoli 2010 Petro menargetkan juara Divisi I. Itu mereka patok demi promosi kembali ke Divisi Utama. Pada 2009, saat ditangani Mahfud Irsyada, mereka degradasi.

Menurut Syamsul, Yusuf dipilih karena manajemen Petro ingin memaksimalkan talenta mantan pevoli pria yang pernah dimilikinya. Ya, Petro memang pernah memiliki klub pria sebelum akhirnya bubar pada medio 90-an. Sedangkan Yusuf adalah mantan pemain Petro sejak 1979 sampai 1985 dan kemudian menjadi pelatih sampai awal 90-an.

Dengan pertimbangan tersebut, Petro enggan kembali melirik pelatih asal Tiongkok Qi Lixia. Alasannya, prestasinya dianggap biasa-biasa saja saat membesut Petro di ajang Proliga lalu.

''Kalau cuma dapat peringkat ketiga di Proliga, saya yakin tenaga yang dimiliki Petro juga mampu. Apalagi, lisensi kepelatihan yang dimiliki beberpa mantan pevoli Petro berlevel internasional,'' kata Syamsul.

Di sisi lain, Yusuf saat dikonfirmasi membenarkan penunjukannya. Hanya, dia menyatakan belum menerima penunjukan itu secara formal. ''Kalau ditunjuk pengurus memang iya, tapi saya belum terima surat keputusan (SK)-nya karena masih diproses,'' jelasnya.

Kendati demikian, dia bersama tim pelatih yang lain akan segera membuat program latihan yang matang untuk tim milik salah satu BUMN tersebut. Pria berusia 52 tahun itu optimistis, dengan waktu yang lebih panjang, tim yang terbentuk bisa lebih baik. Sebagaimana diketahui, meski jadwal pasti Livoli belum ditetapkan, even itu biasanya diselenggarakan pada November atau Desember.

Selain itu, dia bersama tim pelatih lainnya akan secepatnya bergerak untuk mencari amunisi baru di sisi tosser dan spiker seperti yang diminta pengurus. ''Tapi, sembari mencari yang baru, kami tetap akan tingkatkan kemampuan pemain yang sudah ada,'' tandasnya. (aam/c10/ang)

Last Updated ( Tuesday, 27 July 2010 )
 
< Prev   Next >