Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Profesional Liga arrow Samator Terancam tanpa Maskot
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday865
mod_vvisit_counterYesterday2927
mod_vvisit_counterThis week5752
mod_vvisit_counterThis month45579
mod_vvisit_counterAll5834469

sloganvoli.jpg

Samator Terancam tanpa Maskot PDF Print E-mail
Written by benny   
Monday, 05 February 2007
SURABAYA - Sukses menggaet open spiker asal Thailand, Panya Makhumleg, tidak otomatis menjadikan Surabaya Samator tersenyum. Itu disebabkan Aris Achmad Risqon malah dilanda cedera engkel kanan. Bahkan, pemain nasional asal Banyuwangi, Jatim, itu terancam tidak bisa tampil di partai perdana melawan Jakarta BNI 46 pada 23 Februari mendatang.

Sungguh kenyataan yang cukup pahit bagi Samator. Apalagi, selama ini, Aris merupakan tumpuan utama jawara Proliga edisi 2004 tersebut. Bahkan, open spiker yang genap berusia 24 tahun pada 21 Januari itu bisa dibilang sebagai maskot Samator.

Memang, Aris bukan satu-satunya open spiker yang dimiliki tim besutan Hu Xinyu tersebut. Masih ada nama-nama macam Ayip Rizal, Sigit Hermanto, Adam, serta muka baru Panya. Tapi, bagaimana pun juga posisi Aris tetap tak tergantikan.

"Sebanarnya kondisi cedera saya ini tidak seberapa parah. Cuma, kalau dipakai loncat terasa sakit. Semoga saja dalam dua minggu ke depan cedera ini sembuh total. Sehingga, saya bisa main di pertandingan perdana," tutur Aris kepada Jawa Pos kemarin.

"Saya yakin kondisinya cepat membaik dan bisa pulih sebelum Proliga berlangsung. Sebab, kalau tidak itu akan menjadi kerugian besar bagi kami," tambah Hari Trisnardjo, manajer Samator.

Nah, untuk bisa mendedikasikan diri secara utuh bagi Samator pada Proliga musim ini, Aris pun tak mau bermanja-manja. Pemain terbaik Proliga tahun lalu itu langsung menjalani perawatan secara intensif. Tak hanya melakukan pemijatan, Aris juga melakukan terapi agar lekas pulih dari cedera.

"Permasalahan yang kerap mendera atlet yang baru sembuh dari cedera adalah soal trauma. Saya berharap bisa melewati masa itu dengan cepat, bahkan kalau memungkinkan semoga saya tidak dihinggapi trauma. Saya sangat berhasrat bisa main penuh sejak awal, karena itu saya harus sembuh," ucap Aris.

sumber: JawaPos 

Last Updated ( Monday, 05 February 2007 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=