Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Voli Daerah arrow Voli Jatim Bidik Emas PON 2012
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1110
mod_vvisit_counterYesterday1748
mod_vvisit_counterThis week14429
mod_vvisit_counterThis month27521
mod_vvisit_counterAll5690866

sloganvoli.jpg

Voli Jatim Bidik Emas PON 2012 PDF Print E-mail
Written by Uyiek   
Thursday, 20 January 2011
Diuntungkan Regulasi

SURABAYA – Tim voli putri Jatim tetap menargetkan medali emas pada PON XVIII/2012 di Riau. Padahal pencapaian tim pada Kejurnas Junior Putri kurang bagus namun itu tak membuat Pengprov PBVSI Jatim pesimistis mematok targetnya. Malah tim yang dilatih Machfud Irsyada itu percaya diri membidik medali emas.

“Kami tak asal memasang target. Itu berdasarkan hasil kejurnas junior dan kejuaraan antarpelajar,” ujar Machfud Irsyada, Rabu (19/1/2011). Pada Kejurnas Junior 2010 lalu, putri Jatim tampil kurang maksimal. Maya Kurnia Indri dan kawan-kawan hanya berada di urutan ketiga menyusul kekalahan di semifinal dari Jateng.

Pada kejurnas junior itu Jatim diperkuat dua pemain nasional, Maya Kurnia dan Lailatul Aisyah. Di atas kertas, idealnya Jatim bersua Jabar di final. “Faktor kekalahan ada pada terlalu percaya diri, bukan materi pemain. Kami memang harus ekstra hati-hati tapi saya yakin medali emas bisa diperoleh,” ujar pelatih langganan timnas putri itu.

Dari pemetaan kekuatan lawan, hanya Jabar yang paling diwaspadai. Menurut Cak Fud—sapaan akrab Machfud Irsyada--Papua tak lagi bertaji seperti PON 2008 Kalimantan Timur lalu.

Apalagi PON 2012 nanti, ada perubahan regulasi yang menguntungkan Jatim, yakni adanya pembatasan usia maksimal 25 tahun. Pada PON sebelumnya tim boleh diperkuat empat pemain senior. Para pemain top Papua sudah melewati usia 25 tahun.

Kekuatan Jatim juga sudah terlihat mendominasi dari skuad tim nasional proyeksi SEA Games XXVI/2011. Sembilan pemain Jatim memperkuat timnas. Di antaranya Lailatul Asiyah, Maya Kurnia, Windasari, Dini Indahsari, dan Aprilia Maharani. Hanya Ratih Rahayu yang berusia di atas 25 tahun.

Hingga kini Pengprov PBVSI Jatim belum dapat menentukan kuota pemain puslatda. Sebab regulasi dari PON juga belum menunjukkan kejelasan. Sejak 2010 lalu, voli memberlakukan peraturan dua libero dalam satu tim, sehingga kuota pemain 14, bukan 12 pemain seperti sebelumnya.

KONI Jatim membrikan kuota pemain tetap 12 pevoli. “Untuk amannya, kami memilih 18 pemain. Enam pemain menjadi tanggungan PBVSI sekaligus untuk persaingan internal sebelum tim inti dibentuk,” ujar dia

Sumber : Sportjatim.com

Last Updated ( Monday, 24 January 2011 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=