Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Manca Negara arrow Indonesia Menyerah di Tangan China
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1091
mod_vvisit_counterYesterday1820
mod_vvisit_counterThis week15730
mod_vvisit_counterThis month39753
mod_vvisit_counterAll5637297

sloganvoli.jpg

Indonesia Menyerah di Tangan China PDF Print E-mail
Written by benny   
Tuesday, 26 July 2011
Bola.net - Tuan rumah Indonesia yang diwakili klub Bank Sumselbabel gagal mengimbangi keperkasaan Tang Dynasti dari China dan menyerah 0-3 (22-25, 20-25, 18-25) pada penyisihan Grup A Kejuaraan Voli Antarklub Putra Asia di Palembang Sport And Convention Center Palembang, Senin (25/7). Sebelumnya, Indonesia telah mencatat dua kemenangan berkat kemenangan 3-2 atas Vietnam dan 3-0 atas Uzbekistan.

Sejak set pertama Indonesia dapat memberikan perlawanan sampai ketika skor imbang 18-18, namun China yang diwakili klub Tang Dynasti mulai menjauh 23-20 dan 24-21.

Indonesia hanya mampu menambah satu angka sebelum China menutup set pertama dengan skor 25-22.

Pada awal set kedua, Indonesia kembali berhasil mengimbangi pertandingan sehingga mampu menyamakan skor 6-6 sebelum tertinggal 6-8 dan 7-10.

Masuknya pemain senior Erwin Rusni pada pertengahan set kedua ternyata belum mampu mendongkrak semangat tim Indonesia yang kemudian mulai tercecer 19-23.

Indonesia hanya mampu menambah satu angka sebelum China akhirnya merebut set kedua dengan skor 25-20 untuk memperbesar keunggulan menjadi 2-0.

Pada set penentuan, tim Indonesia yang dipersiapkan menghadapi SEA Games 2011 pada November mendatang itu tidak lagi mampu mengimbangi perolehan angka.

Perlahan tapi pasti, China yang mempunyai postur rata-rata lebih tinggi, tampil konsisten dengan smash tajam serta pertahanan rapat, mulai melaju sampai 20-14.

Indonesia hanya mampu menambah perolehan empat angka sebelum kembali menyerah dengan skor 18-25.

Usai pertandingan yang disaksikan sekitar 1500 penonton di stadion yang juga akan digunakan untuk SEA Games 2011 itu, pelatih kepala Klub Tang Dynasti, Jiang Wang, mengakui pertandingan berlangsung cukup ketat meski mereka akhirnya menang dengan skor 3-0.

"Pertandingan berjalan ketat dan kami sangat menghargai tim Indonesia yang telah memberikan perlawanan yang sangat sengit," kata Jiang melalui penerjemah.

Tapi kemampuan secara keseluruhan, Jiang juga menegaskan bahwa mereka dua tingkat masih berada di atas tuan rumah.

Sementara itu asisten pelatih Indonesia Dadang Sudrajat mengakui bahwa para pemain asuhannya sebenarnya sudah bermain cukup baik dan bisa mengimbangi lawan, terutama pada set pertama.

"Indonesia pada set pertama sudah bermain cukup baik, tapi pada set kedua dan ketiga pemain mulai kehilangan konsentrasi.

Kita lemah dalam blok dan itu cukup berpengaruh terhadap penampilan tim secara keseluruhan," kata Dadang yang didampingi pemain andalannya, Andri dan Huda Ramzil.

Mengenai peluang tuan rumah di kejuaraan yang diikuti 12 negara itu, Dadang menargetkan untuk setidaknya menembus delapan besar.

"Untuk masuk delapan besar masih ada peluang karena ada kemungkinan untuk merebut satu kemenangan lagi menghadapi Afghanistan. Tapi kita tidak boleh lengah menghadapi Afghanistan," katanya.

Pada pertandingan sebelumya, Vietnam menang atas Uzbekistan dengan skor telak 3-0 (25-15, 34-32, 25-18) dan Qatar juga menang 3-0 atas Turkmenistan.

Jepang dan Thailand pada pertandingan berikutnya juga mencatat kemenangan telak 3-0.

Jepang yang diwakili klub Sakai Blazer, tidak menemui kesulitan untuk mengalahkan Etisalat, wakil Afghanistan dengan skor 3-0 (25-10, 25-19, 25-6), sementara Thailand yang diwakili klub Chang dan calon lawan Indonesia di SEA Games 2011, menaklukkan Mynamar 25-14, 25-22, 25-19.

Saat ini masih berlangsung partai terakhir penyisihan Grup B yang mempertemukan antara Iran dan Kazakhstan.
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=