Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Voli Daerah arrow Awal Manis Juara Bertahan
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday22
mod_vvisit_counterYesterday2516
mod_vvisit_counterThis week16838
mod_vvisit_counterThis month16838
mod_vvisit_counterAll5873256

sloganvoli.jpg

Awal Manis Juara Bertahan PDF Print E-mail
Written by Luth Uyek Fahlawa   
Monday, 26 December 2011

SURABAYA - Genderang kejuaraan bola voli Piala KONI Surabaya ditabuh di GOR PLN Ngagel Sabtu (24/12). Sebanyak 30 klub voli putra-putri se-Surabaya pun bersaing menjadi yang terbaik. Bertujuan untuk pembinaan, tim-tim yang berlaga adalah tim U-16 dan U-18.

Sekum PBVSI Kota Surabaya Edi Swasono mengungkapkan bahwa salah satu misi kejuaraan adalah regenerasi. Hasil kejuaraan itu juga dijadikan rujukan dalam pembentukan tim puslatcab voli tahun 2012. "Semoga saja lahir talenta yang berkualitas dari Piala KONI ini," kata Edi, Sabtu (24/12). 

Laga pembuka Piala KONI Surabaya kemarin diwarnai bentrok tim putra Porppad versus Nanggala B. Sebagai juara bertahan, Porppad membuktikan kalau masih memiliki taji untuk mempertahankan piala yang direaihnya tahun lalu. Porppad sukses menggebuk Nanggala B dengan skor 3-0 (25-22,25-18,25-15).

Porppad terkesan terlambat start. Permainan mereka terkesan kurang greget di awal-awal sert pertama. Dedi Irianto dkk terlihat nervous dalam menghadapi tekanan yang dilancarkan Nanggala B.

Bahkan Nanggala B sempat unggul 20-15. Namun, bak mesin desel yang makin lama kian panas, Porppad mulai menemukan irama permainannya. Dengan penuh kepercayaan diri, tosser Dedi Irianto memimpin kebangkitan rekan-rekannya.

Upaya tersebut berhasil membalikkan keadaan dan membawa Porppad memenangi set pertama 25-22. Setelah unggul di set pembuka, tidak butuh waktu lama bagi Porppad menutup game dengan tiga set kemenangan secara langsung.

Pelatih Porpppad Sapta Agus mengakui anak asuhnya sempat grogi di set pertama. "Maklum mas, anak-anak kami masih muda. Jadi secara mentalitas dan permainan belum bisa langsung nyetel di lapangan. Butuh adaptasi sekian menit bagi mereka untuk bisa solid," ucap Agus.

Penampilan tosser Dedi juga mendapat acungan jempol dari pelatih berusia 40 tahun itu. Umpan-umpan matang Dedi mampu memanjakan para open spiker Porppad untuk melancarkan spike keras ke pertahanan Nanggala B.

Di sisi lain, pelatih Nanggal B Hasan Salam tidak terlalu kecewa dengan raihan anak asuhnya. Apalagi, Nanggala B dihuni pemain lapis kedua. Pemain lapis pertama berada di Nanggala A yang juga turun di kejuaraan itu. "Mereka cukup bagus dan bisa merepotkan lawan di set pertama. Walau akhirnya kalah, perjuangan mereka layak diapresiasi," tutur Hasan.

Dari hasil pertandingan lainnya di di kelompok putra Piala KONI Surabaya kemarin, Mandiri kalah 0-3 (23-25,20-25,18-25) dari Patrialis. Lalu Nanggala A menang 3-1 (25-14,25-16,20-25,25-20) atas Phoetelot. Bhirawa kalah 0-3 (25-27,14-25,15-25) dari Elang. Di kelompok putri Phoetelot kalah 0-3 (19-25,11-25,20-25) dari Patrialis. (dra/ruk)

Sumber : JPNN.com

Last Updated ( Wednesday, 28 December 2011 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=