Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Voli Yunior arrow Terganjal Dana Lampung Tak Ikut Kejurnas
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday836
mod_vvisit_counterYesterday2500
mod_vvisit_counterThis week11320
mod_vvisit_counterThis month5949
mod_vvisit_counterAll6161240

sloganvoli.jpg

Terganjal Dana Lampung Tak Ikut Kejurnas PDF Print E-mail
Written by Luth Uyek Fahlawa   
Tuesday, 27 December 2011

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Akibat terkendala dana, para atlet Lampung gagal ikut serta pada kejuaraan nasional (kejurnas) bola voli junior yang akan digelar di Yogyakarta, mulai 5 Januari 2012.

Hal ini bisa menjadi potret buruk bagi perkembangan olahraga di Lampung, mengingat cabang bola voli merupakan salah satu cabang unggulan yang memiliki banyak atlet potensial.

Sekretaris Umum Pengprov Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Lampung Sucipto mengatakan pihaknya terpaksa tidak mengirimkan atlet ke kejurnas tersebut karena terganjal masalah pendanaan. "Tidak ada dana, jadi kami tidak kirim atlet ke kejurnas junior tersebut," kata Sucipto saat dihubungi Lampung Post, Minggu (25-12).

Menurut Sucipto, selain terkendala dana, persiapan para atlet juga menjadi salah satu pertimbangan. Pasalnya, sebelum bertolak ke kejurnas, minimal persiapan yang harus dilakukan para atlet sudah dilakukan satu bulan sebelumnya.

"Persiapan untuk menghadapi kejurnas itu saja sampai sekarang tidak ada. Padahal, paling tidak satu bulan sebelum kejurnas persiapan seharusnya sudah berjalan," kata Sucipto yang juga pengurus KONI Lampung bidang Pembinaan dan Prestasi ini.

Ia menjelaskan untuk operasional mengikuti kejurnas tersebut, paling tidak membutuhkan dana Rp70 juta—Rp75 juta untuk mengirimkan satu tim. "Untuk saat ini kepengurusan Pengprov PBVSI Lampung pun masih dalam masa transisi karena ketua umum sebelumya, yakni Pak Sulistyo Ishak, berpindah tugas di luar Lampung."

Dampak dari tidak ikut berpartisipasinya atlet junior bola voli Lampung di kejurnas tersebut, kata Sucipto, dikhawatirkan dapat menghambat prestasi para atlet. Terlebih, di kategori putri para atlet berisikan pemain-pemain berbakat yang mempunyai potensi prestasi sangat baik.

"Jujur saja, setiap mengikuti event nasional, atlet putri kita selalu masuk babak semifinal. Cukup disayangkan memang, karena dampak tidak mengikuti kejurnas ini bisa menghambat potensi atlet," ujarnya.

Pada kejurnas bola voli tingkat junior tersebut, selain menggelar pertandingan cabang bola voli indor, juga diselenggarakan perlombaan bola voli pasir. (YAR/O-1)

SUmber : Lampung Post

Last Updated ( Wednesday, 28 December 2011 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=