Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Terkini arrow Timnas Voli Indoor Putri Butuh Revolusi Segera
Skip to content

sloganvoli.jpg

Timnas Voli Indoor Putri Butuh Revolusi Segera PDF Print E-mail
Written by benny   
Sunday, 05 November 2006

SURABAYA, KOMPAS - Tim nasional bola voli indoor putri membutuhkan revolusi sesegera mungkin dalam hal pembinaan. Pelatih tim nasional putri, Machfud Irsyada, di Surabaya, Jumat (3/11), mengatakan caranya bisa dilakukan dengan melepas saja target prestasi pada SEA Games 2007 mendatang untuk memberikan kesempatan pada sejumlah pemain muda untuk meningkatkan kemampuan mereka dan baru mulai mendulang prestasi pada SEA Games 2009.

Ia mengatakan, dengan hanya terfokus melakukan pembinaan kepada para pemain senior, bahkan untuk menduduki tiga besar saja akan sangat sulit bagi Indonesia. Saat ini tim nasional voli indoor putri Indonesia berintikan 16 pemain yang terdiri atas setter Puspita Dewirani, libero senior Anna Yohana, Maya Kurnia, Emerita Arisanti, Dini Indah Sari, Rianita Panirwan, Ratih Puspita Rahayu, Berlian Marsheilla, Wenny Evitasari, Irine Indah, Erlani Wijayanti, Rochmi Vidiasnikasari, Helina Aprianti, libero Meilan Sugiarto, serta setter Rita Kurniati dan Maya Puspita.

Hingga saat ini pun Machfud belum menyusun program lanjutan, setelah hanya menduduki peringkat peringkat ketujuh dari sembilan negara peserta yang ikut dalam kejuaraan dunia bola voli putri VIV Cup III di Vietnam, 9-15 Juli lalu. Machfud mengatakan, hal itu dikarenakan belum adanya kejelasan dari Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia terhadap program itu hingga kini.

“Saya memang sebelumnya diberitahu untuk menangani tim ini hingga ke SEA Games 2007 mendatang, tetapi belum ada kepastian berupa SK untuk itu, sehingga saya belum berani menyusun program latihan,” sebut Machfud.

Karena belum ada kejelasan mengenai segala sesuatunya itulah, hingga saat ini Machfud belum menyusun program lanjutan untuk 16 pemain nasional putrid yang sebelumnya juga ditangani oleh Victor Laiyan (DKI Jakarta) dan Muhammad Anshori (DKI Jakarta), masing-masing sebagai asisten pelatih dan trainer itu.

Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) sebelumnya memang hanya menetapkan Machfud sebagai pelatih lewat lewat surat bernomor 161/PP/PBVSI/IV/2006 tentang pemanggilan atlet dan pelatih voli indoor putri. Surat itu ditujukan sebagai legitimasi untuk mempersiapkan tim ke invitasi bola voli Piala Putri Sangsom ke-13 di Thailand, 6-12 Juni 2006.

source: Kompas 

Last Updated ( Friday, 27 April 2007 )
 
< Prev
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=