Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Profesional Liga arrow Jakarta BNI Taplus Kurang Pede
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1204
mod_vvisit_counterYesterday1779
mod_vvisit_counterThis week15679
mod_vvisit_counterThis month54341
mod_vvisit_counterAll5651885

sloganvoli.jpg

Jakarta BNI Taplus Kurang Pede PDF Print E-mail
Written by martiana   
Wednesday, 21 February 2007

Jakarta (SINDO) - Tim putri Jakarta BNI Taplus kurang percaya diri menghadapi putaran pertama Sampoerna Hijau Proliga 2007. Apalagi, kemampuan pemain AS, Sarah, yang didatangkan untuk mengisi posisi open spiker, ternyata tidak sepenuhnya sesuai dengan keinginan Pelatih Sukirno.

Menjalani pertandingan perdana melawan Gresik Petrokimia (Grespo) di C'Tra Arena, Bandung, Jumat (23/2), Jakarta BNI Taplus memang butuh kerja keras. Mereka harus mampu menjaga lini pertahanan dari gempuran pemain Grespho. Di sinilah kerja sama quicker Mella Marshellina dan tosser Puspita Dewi Rani pelu ditunjang kemampuan open spiker.
"Sayang, Sarah tidak bisa diandalkan di berbagai posisi. Awalnya, saya berharap memperoleh pemain yang bisa bermain di depan dan di belakang. Ternyata, Sarah hanya mampu bermain di depan. Ini yang saya khawatirkan. Apalagi, dia tidak berlatih bersama-sama dalam waktu cukup," kata Sukirno di Gedung Voli Senayan, Jakarta, kemarin.
Karena itu, pelatih dari tim yang merebut peringkat 3 musim 2006 ini berharap perpaduan mantan pemain Bandung Art Deco, Mella, dengan Puspita mampu menahan laju quicker Wenny Evitasari dkk (Grespo) yang berambisi merebut poin di putaran pertama.
"Kami membutuhkan dua pemain asing. Tapi, kami baru mendapatkan satu. Tapi untuk putaran berikutnya, kami akan mencari yang lebih baik. Mudah-mudahan perpaduan Mella dan Puspita mampu mengalahkan Grespo," ungkap pelatih yang semula membidik pemain Brasil, Michelle Collier untuk mendukung BNI Taplus ini.
Seperti diketahui, setelah kehilangan libero Anna Yohana yang pindah ke Surabaya Bank Jatim, Jakarta BNI Taplus membutuhkan tambahan dua pemain asing, termasuk untuk memperkuat pertahanan. Hanya saja, memang, sejauh ini baru Sarah yang mereka dapatkan.
Sementara itu, pebola voli pantai nasional, Koko Prasetyo Darkuncoro, bergabung dengan tim putra Jakarta Sananta. Koko terlihat berlatih bersama timnya di Gedung Voli Senayan,kemarin. Tim Jakarta Sananta sendiri akan menjalani bentrok perdananya dengan tim Yogya Yuso Tomkins, Minggu (25/2). (Nur Mekah)

Last Updated ( Wednesday, 21 February 2007 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=