Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Voli Daerah arrow Tiga Wasit Asing Diturunkan Haluan Kepri
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1107
mod_vvisit_counterYesterday1748
mod_vvisit_counterThis week14426
mod_vvisit_counterThis month27518
mod_vvisit_counterAll5690863

sloganvoli.jpg

Tiga Wasit Asing Diturunkan Haluan Kepri PDF Print E-mail
Written by benny   
Tuesday, 27 March 2012

Batam - Haluan Kepri Volleyball Open Tournament VI Batam International 2012 akan dilaksanakan 22-28 April mendatang. Bukti keseriusan even terbesar dan bergengsi diselenggarakan di Kepri ini, panitia menghadirkan tiga orang wasit asing (asal Malaysia) memiliki sertifikat internasional untuk memimpin jalannya pertandingan.

Pra-Technical Meeting

[foto: pra-technical meeting]

Sebelumnya, Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kepulauan Riau juga telah menyiapkan sebanyak 26 orang wasit daerah bersertifikat nasional.

Hal itu disampaikan Ketua Panitia Pelaksana, Amri di hadapan Ketua-ketua Klub, Pelatih dan Manager Tim peserta turnamen, dalam pra teknikal meeting di Sekretariat Panitia Pelaksana di Gedung Batam Press Centre, Kantor Harian Umum Haluan Kepri di jalan Yos Sudarso no. 9 Batuampar, Senin (26/3).

"Tiga orang wasit internasional dari Malaysia, akan turun memimpin jalannya pertandingan sepanjang turnamen, dan mereka sudah konfirmasi akan datang," kata Amri.

"Jadi wajar bila sekiranya kita turut melibatkan wasit bersertifikat internasional dari Malaysia tersebut," jelas Amri. "Kita sudah ada pembicaraan dengan pihak Malaysia, dan mereka akan mengirimkan wasit internasional di even kita ini," katanya.

Sebelumnya, Panitia Pelaksana memperkirakan banyaknya terjadi pergeseran jumlah tim peserta dari konfirmasi dilakukan sebelumnya. "Ternyata, dengan kehadiran tim-tim peserta mengikuti pra teknikal meeting ini, kita mengetahui bahwasanya tim peserta yang sebelumnya konfirmasi tidak mengalami perubahan. Sangat luar biasa, memang tim peserta sudah siap ambil bagian," katanya.

"Ini awal tahapan dimulai, termasuk pendaftaran tim peserta berikut registrasi. Dan pendaftaran akan berakhir, Sabtu, 31 Maret mendatang di Sekretariat Panitia Pelaksana," papar Amri.

Amri mengakui bahwasanya, even yang digelar Harian Umum Haluan Kepri dalam rangkaian peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-11 yang jatuh pada 9 April itu, open tournament. Artinya, sebagai media publik, Haluan Kepri memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat Kota Batam, Kepulauan Riau, provinsi tetangga dan luar negeri ambil bagian, baik turun atas nama klub, lembaga, instasi, perusahaan, kota, kabupaten, provinsi hingga negara ambil bagian.

Begitupun dengan pemain diturunkan, diperbolehkan ambil satu, dua, hingga full tim pemain luar Batam, pemain nasional hingga pemain asing. "Kita berusaha untuk mewadahi tim peserta, dan memberikan kesempatan seluas-luasnya turut serta tanpa batasan mengingat tingginya animo peserta," katanya.

Adapun registrasi kepesertaan dikenakan biaya sebesar Rp2 juta per tim, jelas Amri bukan untuk biaya penyelenggaraan namun dikembalikan pada tim peserta dan bentuk pemberian kaos tim sebanyak 15 pcs (12 pemain + 3 offisial) yang dapat digunakan selama pertandingan berlangsung. "Ini sekaligus menjadi cenderamata dari pihak penyelenggara terhadap tim peserta."

Panitia juga memberikan kemudahan bagi tim peserta berupa transportasi lokal mulai dari penjemputan tim di bandara hingga kepulangan, dan selama pertandingan bagi tim peserta dari luar Batam. Selain itu, panitia pelaksana juga merekomendasikan hotel dengan biaya relatif ringan sebagai penginapan tim peserta luar Batam.

Sementara Ketua Bidang Perwasitan PBVSI Kepri Salman Achmad mengatakan, dikarenakan ini even bertaraf internasional, maka peraturan pertandingan mengacu pada peraturan internasional. "Selaku pemimpin jalannya pertandingan, sudah tentu para wasit sangat diharapkan untuk memperkecil kesilapan ataupun kesalahan dalam memimpin jalannya pertandingan," tutur Salman.

Membludaknya tim peserta dengan batasan berlangsung selama tujuh hari, maka Panitia Pelaksana mencarikan alternatif lapangan. Selain Sport Hall Tumenggung Abdul Jamal, Muka Kuning, juga menggunakan GOR Sekolah Harapan Utama, agar iven dapat selesai tepat waktu.(cw62)

sumber: Ketua Panitia Pelaksana 

Last Updated ( Tuesday, 27 March 2012 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=