Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Manca Negara arrow Turnamen Rashid Volleyball UEA : Tunisia Belum Kalah
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1201
mod_vvisit_counterYesterday1779
mod_vvisit_counterThis week15676
mod_vvisit_counterThis month54338
mod_vvisit_counterAll5651882

sloganvoli.jpg

Turnamen Rashid Volleyball UEA : Tunisia Belum Kalah PDF Print E-mail
Written by benny   
Tuesday, 09 October 2012

Dubai - Serangan di depan net,  pertahanan dan penerimaan bola yang baik,  menjadi keunggulan Tunisia pada tahun ini pada Rashid International Volleyball Championships di Dubai.

Tunisia

foto: Team Tunisia

Kali ini Tunisia memimpin sementara dalam sistem round robin di liga terpanjang ke-14 di UEA. Saat Olimpiade London, Tunisia menempati posisi kesebelas. Hal ini membuat mereka lebih mudah untuk merengkuh trofi tahun ini meskipun masih menyisakan satu pertandingan melawan UEA.

"Bagi kami ini adalah persiapan sebelum mengikuti kejuaraan tingkat Arab di Bahrain November nanti," kata pelatih Tunisia, Fethi Mkaouer.

"Tunisia bernasib baik keluar dari kemelut pertandingan yang sangat ketat meskipun merupakan kombinasi tim uji coba. Kami senang dengan hasilnya sejauh ini," ia menambahkan.

Sementara Thailand dan Indonesia menunjukkan meningkatnya kekuatan mereka di Asia dengan mengandalkan permainan cepat. Kekuatan kedua negara dihiasi dengan smash-smash memukau dan aksi penyelamatan yang bagus saat menerima service.

"Kami telah meningkatkan perbaikan selama lima hingga enam tahun dan konsistensi yang diperlukan untuk bertahan di kancah perbolavolian Asia," kata pelatih Thailand, Monchai Suprajirakul.

Apa yang menarik tentang Thailand dan Indonesia selama ini adalah sikap para pemain dan staf pendukung saat pertandingan.

Menang maupun kalah mereka tetap menanggapi dengan senyum, tidak ada wajah-wajah suram ketika menerima keputusan wasit ataupun saat melakukan kesalahan sendiri. Untuk masalah ini, Suprajirakul hanya tertawa kecil.

"Kami tidak membuat masalah apapun. Bermain tanpa ribut-ribut harus menjadi bagian dari olahraga," katanya.

Indonesia

foto: team Indonesia

Di Indonesia, voli berada di tempat ketiga sebagai olahraga terpopuler setelah bulutangkis dan sepakbola,  dan menjadi olahraga tanpa kontak fisik yang telah mempererat  persahabatan dengan negara lain.

Asisten pelatih Indonesia dan juru bicara tim, Sigit Ari Widodo, sejauh ini adalah sosok yang dinilai sederhana dan bersahaja bagi timnya.

"Kami bermain bagus saat melawan Thailand di babak pertama, tapi kami tidak punya alasan untuk kesalahan, kami terus melakukan komitmen," kata Sigit setelah mengalahkan Thailand.

"Kami beruntung melawan Thailand. Berhasil memanfaatkan waktu istirahat terakhir dengan baik," tambahnya.

source: www.khaleejtimes.com
Last Updated ( Wednesday, 10 October 2012 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=