Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Manca Negara arrow Tiga team belum terkalahkan
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1416
mod_vvisit_counterYesterday1499
mod_vvisit_counterThis week13999
mod_vvisit_counterThis month43037
mod_vvisit_counterAll4944496

sloganvoli.jpg

Tiga team belum terkalahkan PDF Print E-mail
Written by marto   
Tuesday, 07 November 2006

TOKYO, (PR).-
Tim bukan unggulan, Taiwan, tampil sebagai juara Grup A setelah meraih kemenangan kelima berturut-turut pada putaran pertama Kejuaraan Dunia Bola Voli Putri di Tokyo, Jepang. Minggu (5/11), Taiwan menaklukkan Kosta Rika 25-10, 25-18, 25-12.

Selain Taiwan, dua tim lainnya, yaitu Brasil (Grup C) dan Serbia Montenegro (Grup D), juga melaju ke putaran kedua dengan rekor tak terkalahkan pada penyisihan grup putaran pertama.

Taiwan sebelumnya membuat kejutan dengan mengalahkan tim-ti unggulan seperti Jepang, Korea Selatan, dan juara Eropa, Polandia. "Kami memenangi lima pertandingan secara beruntun. Sebelumnya kami mengira akan sangat sulit mencapai hal ini. Kami sudah sering tampil pada kejuaraan dunia. Hasil kali ini sangat menakjubkan. Kami akan mempertahankan hal ini pada putaran kedua," kata pelatih Taiwan, Lin Huang-hung.

Lin juga mengatakan, selain bermain dengan 7 pemain inti pada putaran pertama, pada putaran berikutnya, dia juga akan menurunkan beberapa pemain muda. Hal ini dilakukan untuk menambah pengalaman. "Kami belum pernah bermain melawan Italia, Kuba, atau Turki, sehingga kami ingin menantang tim-tim itu dan mengambil pengalaman, sehingga kami bisa berkembang lebih jauh," kata Lin.

Kapten Taiwan, Chen Shu-li mengatakan, kemenangan ini memberi rasa percaya diri bagi rekan-rekan satu timnya. "Tidak mudah mengalahkan Kosta Rika. Kemenangan ini memberi kami keyakinan diri yang besar. Memenangi lima pertandingan tidak mudah, tapi kami bisa melakukannya berkat pelatih kami. Saya ingin mengucapkan terima kasih padanya," kata Chen.

Sementara itu, Korea Selatan mengalahkan juara Afrika, Kenya, 25-13, 25-13, 25-12. Kemenangan ini mengantarkan Korea Selatan pada posisi keempat dan bergabung dengan tim Taiwan, Jepang, dan Polandia pada putaran kedua.

Tim favorit, Brasil, serta tim yang tidak diunggulkan, Serbia Montenegro, juga menyelesaikan pertandingan di grup mereka tanpa menelan kekalahan. Brasil, pemenang tiga kali berturut-turut Grand Prix Dunia, September lalu, mengalahkan Kamerun 25-13, 25-14, 25-8 di Kobe. Serbia dan Montenegro menundukkan Turki 27-25, 25-22, 25-15 di Nagoya.

"Salah satu target kami sebelum datang ke sini adalah mencapai putaran kedua dengan rekor kemenangan 5-0 dan kami berhasil melakukannya. Ini sesuatu yang positif. Kami akan tampil pada putaran kedua seperti turnamen baru dan kami mesti menang setidaknya dalam tiga pertandingan. Namun, tentunya ini akan berat sebab kami akan melawan tim-tim yang bagus," kata pelatih Brasil, Jose Guimaraes.

Guimaraes menambahkan, pertahanan timnya sudah bagus, tapi perlu sedikit perbaikan dalam serangan balik dan penyerangan. Jika kami bisa memperbaiki penampilan, bukan tidak mungkin kami bisa menjadi juara," kata Guimaraes, yang berharap timnya melengkapi gelar grand prix dengan hasil terbaik di Jepang ini.

Pada Grup B yang berlangsung di Sapporo, Jerman mengalahkan juara Olimpiade Athena, Cina 20-25, 25-18, 25-21, 25-23. (/A-157)***

Last Updated ( Tuesday, 07 November 2006 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=