Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Profesional Liga arrow Duo Tiongkok Dongkrak Mental Bank Jatim
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1833
mod_vvisit_counterYesterday2230
mod_vvisit_counterThis week9944
mod_vvisit_counterThis month18614
mod_vvisit_counterAll6381892

sloganvoli.jpg

Duo Tiongkok Dongkrak Mental Bank Jatim PDF Print E-mail
Written by benny   
Saturday, 03 March 2007
SURABAYA - Kehadiran dua pemain Tiongkok, Lai Ping dan Zu Lijun, mendongkrak konfidensi tim voli wanita Surabaya Bank Jatim. Mereka optimistis mengatasi perlawanan Gresik Petrokimia pada Seri II Proliga di Jogjakarta besok. "Saya berharap kehadiran dua pemain Tiongkok itu dapat menambah bekal mental bagi Bank Jatim," kata Ketua Umum Surabaya Bank Jatim Eddy Rusianto di sela-sela latihan di GOR Brawijaya, kemarin.

Eddy tak memungkiri jika kekalahan Bank Jatim dari Jakarta Electric PLN pada Seri I di Bandung lalu disebabkan Bank Jatim tidak diperkuat pemain asing. "Secara psikologis, anak-anak sedikit tertekan dengan kehadiran pemain asing Electric PLN," terang Eddy.

Nah, pada Seri II, Ana Yohana dkk tak ingin mengulang kesalahan yang sama. Menurut Eddy, kedua pemain asal Tiongkok itu memiliki reputasi cukup bagus di negaranya. Kabarnya, Lai Ping dan Zu Lijun tergabung dalam klub voli peringkat kelima di ajang sejenis Proliga di Negeri Panda tersebut.

Aksi duo Tiongkok itu kala latihan memang tak mengecewakan. Power kedua pemain tersebut cukup mantap dibandingkan para pemain lokal Bank Jatim plus didukung postur tubuh yang cukup tinggi mencapai sekitar 187 centimeter. Usia mereka pun masih cukup muda, sekitar 24 tahun. "Dengan penambahan dua anggota tim, kami dapat lebih leluasa merotasi pemain," ucap Eddy.

Eddy menengarai penyebab paling krusial kekalahan di Bandung itu dikarenakan terputusnya komunikasi antara pelatih Huang Miancheng dengan pemain. Sebab, pelatih asal Tiongkok tersebut tidak didampingi penerjemah waktu itu. Kali ini, dia telah menyiapkan satu penerjemah untuk mendampingi pelatih yang mengantarkan Bandung Art Deco mencetak juara di Proliga 2006 lalu tersebut.

Tak hanya manajemen Bank Jatim yang menyimpan harapan besar kepada dua pemain Tiongkok itu. Beberapa pemain pun seolah mendapat pompaan semangat. "Secara mental jelas kedatangan mereka sangat berpengaruh. Sebab, tim-tim lain telah memakai pemain asing sejak di Bandung lalu," kata Emerita Trian Arisanti, pemain Bank Jatim.

Menghadapi Petro yang pernah dibelanya pada Proliga sebelumnya, Santi-panggilan Emerita Trian Arisanti-optimistis dapat mencetak kemenangan. Dia mengaku buta dengan kekuatan Petro di Jogjakarta nanti. "Jika yang turun sama-sama pemain lokal, Bank Jatim lebih unggul di atas kertas. Tetapi, saya belum tahu kekuatan pemain asing mereka, demikian juga Petro," beber Santi. (vem)


Skuad Surabaya Bank Jatim:

1. Jennifer Ririhena
2. Kiki Iriyanti
3. Emerita Trian Arisanti
4. Sentya Angelita
5. Ana Yohana
6. Rianita Panirwan
7. Ratih Puspita Rahayu
8. Susanti Martalia
9. Erlina Veronica
10. Lilin Lindawati
11. Lai Ping
12. Zu Lijun

sumber: jawapos 

Last Updated ( Sunday, 04 March 2007 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=