Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Voli Daerah arrow Surabaya Dengungkan Reformasi di PBVSI Jatim
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1107
mod_vvisit_counterYesterday1748
mod_vvisit_counterThis week14426
mod_vvisit_counterThis month27518
mod_vvisit_counterAll5690862

sloganvoli.jpg

Surabaya Dengungkan Reformasi di PBVSI Jatim PDF Print E-mail
Written by marto   
Tuesday, 05 March 2013
beritajatim.com Surabaya - Jagat bola voli Jawa Timur (Jatim) bergolak. Kali ini Pengkot PBVSI Surabaya menganggap roda organisasi di Pengprov PBVSI Jatim tak berjalan normal. Anggota pun menginginkan perubahan di kepengurusan PBVSI Jatim.
 
Sekretaris Umum (Sekum) PBVSI Surabaya, Edy Swasono mengungkapkan, selama kurang lebih delapan tahun terakhir, PBVSI Jatim tak pernah sekalipun menggelar rapat anggota. Edy pun menuding, ada oknum tidak bertanggung jawab di tubuh PBVSI Jatim.

"Sudah sekitar  8 tahun tidak pernah ada rapat anggota yang diadakan oleh Pengprov. Jadi roda organisasi Pengprov  PBVSI Jatim hanya dijalankan oleh beberapa oknum pengurus yang kurang  bertanggung jawab," tuding Edy.

Menurut anggota Polrestabes Surabaya ini, selama ini  banyak anggota Pengkot dan Pengkab se Jatim yang  tidak berani bicara serta mengambil sikap. Sebab mereka ditekanan oleh oknum pengurus PBVSI Jatim.
 
"Sehingga seolah-olah semua yang dilakukan oleh oknum-oknum pengurus ini adalah perintah Kapolda Jatim selaku Ketum Pengprov PBVSI Jatim," bebernya.

Akibatnya, roda organisasi tak berjalan. "Kita ini sebagai  anggota tidak pernah diajak bicara sama sekali. Bila ada anggota yang bertanya dan memprotes selalu ditakut-takuti bahwa itu perintah Ketum Pengprov PBVSI Jatim. Hal itulah yangg membuat  takut mayoritas anggota," ungkapnya.

Saat ini, Surabaya dan beberapa pengurus di daerah menginginkan adanya perubahan di kepengurusan PBVSI Jatim. "Saat ini para pengurus di daerah mulai berani bersuara untuk perbaikan Pengprov PBVSI Jatim. Ini  diawali dari Surabaya, Sumenep, Bondowoso, Ngawi dan beberapa daerah lainnya," pungkasnya.[sya]
Last Updated ( Tuesday, 05 March 2013 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=