Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Voli Daerah arrow Haluan Kepri Cup Selalu Naik Kelas
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1978
mod_vvisit_counterYesterday1970
mod_vvisit_counterThis week1978
mod_vvisit_counterThis month30359
mod_vvisit_counterAll5693704

sloganvoli.jpg

Haluan Kepri Cup Selalu Naik Kelas PDF Print E-mail
Written by benny   
Tuesday, 21 May 2013

BATAM (HK) - Ajang Haluan Kepri Volleyball Open Tournament 7 Batam International III 2013 telah resmi berakhir. Meski berjalan lancar, aman dan sukses, namun masih ada kekurangan di sana-sini yang perlu dibenahi untuk penyelenggaraan di tahun mendatang.

Haluan Kepri

foto: haluankepri.com

Ketua KONI Kepri, Nur Safriadi mengucapkan selamat atas kesuksesan Haluan Kepri Cup yang kini sudah menginjak iven ke-7. Selain menyuguhkan hiburan bagi ribuan pecinta bolavoli, ajang tahunan ini juga sebagai wadah pembinaan atlet-atlet berbakat di Kepri.

Hal ini tentunya tidak boleh berhenti sampai di sini. Turnamen harus ditingkatkan dan dikembangkan, karena Haluan Kepri Cup selalu dinanti masyarakat.

"Terus terang saya salut dengan Haluan Kepri yang selalu intens tiap tahun menggelar turnamen ini. Jangan sampai berhenti, harus lebih ditingkatkan dan dikembangkan," ujar Nur Safriadi saat dihubungi via ponsel, Senin (20/5).

Dikatakan, KONI Kepri sebagai induk organisasi olahraga selalu mendukung dan membantu setiap kegiatan atau even yang positif, khususnya yang berhubungan dengan olahraga.

Di tahun ini, selain memberikan bantuan dana, KONI juga mengirimkan SDM untuk dilibatkan dalam penyelenggaraan Haluan Kepri Cup ke-7. Bahkan, bus milik KONI juga digunakan sebagai alat transportasi selama iven berlangsung.

"Semua bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen KONI untuk memajukan dunia olahraga di Kepri," ungkap pria yang juga sebagai Ketua DPRD Kepri ini.

Namun demikian, lanjut Nur, ia sangat mengharapkan agar pemerintah, baik kota/kabupaten di Kepri dan provinsi agar memberi dukungan penuh, terutama masalah bantuan dana. Dikarenakan, sejauh ini pihak pemerintah dirasa belum maksimal dan hanya setengah-setengah dalam membantu even Haluan Kepri Cup. Padahal, ajang tahunan yang sudah ketiga kalinya bertaraf internasional ini, mempunyai dampak yang sangat positif. Khususnya untuk perkembangan atlet bolavoli, pariwisata, serta hiburan bagi masyarakat Kepri.                

"Sejauh ini, saya melihat pemerintah masih kurang maksimal dalam membantu kesuksesan iven ini. Semoga di tahun-tahun mendatang, pemerintah lebih care (perhatian, red) dan serius untuk berkontribusi. Ajang ini kan memiliki multi efek yang sangat positif bagi Kepri, jadi pemerintah ya harus dukung dong," harap Nur.

Dalam kesempatan itu, Nur juga mengimbau panitia internal Haluan Kepri Cup lebih maksimal khususnya dalam menggalang dana.

Selalu Naik Kelas

Pujian juga disampaikan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri, Guntur Sakti. Ia mengatakan, selama 7 tahun penyelenggaraan turnamen bolavoli Haluan Kepri Cup selalu naik kelas. Berawal dari ajang lokal Kepri, lambat laun iven yang selalu dibanjiri penonton ini meningkat dan kini sudah bertaraf internasional. Dan Dispar Kepri ikut berperan dalam usulan menggelar ajang empat negara ini.  

"Sejauh ini, even Haluan Kepri Cup selalu naik kelas. Dua tahun lalu, Dispar Kepri mendorong agar turnamen melibatkan peserta dari luar negeri," kata Guntur, kemarin.

Turnamen ini harus ditingkatkan di tahun mendatang, karena sudah menjadi trigger bagi dunia pariwisata Kepri yang mempunyai efek ganda. Dengan hadirnya peserta dari luar negeri, yang tahun ini mencapai 16 tim (14 tim Malaysia, 1 tim Thailand, 1 tim Singapura), secara otomatis menambah jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Kepri, khususunya Kota Batam.
    
Selain itu, lanjut Guntur, turnamen Haluan Kepri Cup yang sejauh ini berjalan lancar, aman dan sukses, menjadi pencitraan Kepri di mata dunia internasional.   

"Haluan Kepri Cup harus lebih ditingkatkan karena sudah menjadi trigger bagi dunia pariwisata Kepri. Dan yang terpenting, kelancaran dan keamanan selama turnamen akan menjadikan pencitraan bagi Indonesia, khsusunya Kepri di mata internasional," puji mantan Kabag Humas Pemko Kota Batam ini.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Kepri, Soerya Respationo memberikan apresiasi sekaligus terima kasih yang setinggi-tingginya ke Haluan Kepri. Bukan hanya sekedar kesuksesan penyelenggaraan, tapi apresiasi atas konsistensi media harian ini dalam menyelenggarakan iven bergensi.

"Kita patut memberikan apresiasi, sekaligus terima kasih atas konsistensi Haluan Kepri sebagai penyelenggara," ujar Soerya Respationo saat acara penutupan di hadapan ribuan penonton yang memadati Sport Hall Temenggung Abdul Jamal, Mukakuning.

Konsistensi Haluan Kepri, lanjut pria yang akrab disapa Romo ini, telah memberikan nilai positif yang tak ternilai ke Provinsi Kepri dan juga ke masyarakat.

Pasalnya, secara tidak langsung kegiatan ini telah memberikan kontribusi besar bagi dunia pariwisata, karena telah mampu mendatangkan banyak wisatan ke Batam dan Kepri secara umum. Apalagi turut berpartisipasi sejumlah tim manca negara.

Untuk masyarakat sendiri, ungkapnya, kegiatan ini menjadi motivasi terhadap lahirnya minat voli, membentuk tim dan kemudian ikut serta berpartisipasi.

"Sebagai bukti kongkret, ada peningkatan jumlah peserta dari tahun ke tahun, dan telah berkontribusi riel memajukan voli di Kepri," katanya.

Atas nilai positif itu, orang nomor dua di Kepri ini berharap, kiranya kegiatan serupa bisa ditiru oleh seluruh kalangan. Sehingga berbagai olahraga tumbuh pesat di Kepri.

"Kita juga berharap, pengusaha bisa menjadi bapak asuh, sehingga prestasi tim bolavoli di Kepri bisa berkiprah di ajang lebih bergensi lagi," imbuhnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Assosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batam, Cahya, bahwa konsisten Haluan Kepri dalam memajukan olahraga, khususnya bolavoli tidak diragukan lagi. Dan sudah selayaknya semua kalangan ikut mendukung.

"Ini sebuah konsistensi tak ternilai, dan harus didukung," kata Cahya.

Menurutnya, untuk melaksanakan iven bergensi, apalagi sudah tingkat internasional, bukanlah pekerjaan mudah, tapi kerjaan besar yang membutuhkan keahlian dan juga konsistensi yang tinggi.

Pasalnya, ujar pria yang punya pengalaman menggelar iven ini, bahwa selain kerja keras panitia, masalah dana seringkali menjadi tantangan terbesar. Karena dana yang dibutuhkan tidak sedikit, dan lebih susah mencari donatur ketimbang kegiatan politik.

source: haluankepri.com

Last Updated ( Tuesday, 21 May 2013 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=