Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Manca Negara arrow ISG Palembang : Voli Putra Indonesia Kalah 1-3 dari Mesir
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday399
mod_vvisit_counterYesterday2336
mod_vvisit_counterThis week5180
mod_vvisit_counterThis month48253
mod_vvisit_counterAll5771176

sloganvoli.jpg

ISG Palembang : Voli Putra Indonesia Kalah 1-3 dari Mesir PDF Print E-mail
Written by Esti Fauziah   
Thursday, 26 September 2013

Timpangnya kelas serta kalah dari sisi postur membuat tim bola voli putra Indonesia harus menyerah dengan skor 1-3 dari Mesir pada perhelatan Islamic Solidarity Games (ISG) III 2013, Rabu (25/9) di Palembang Sport and Convention Centre. Indonesia dipaksa menyerah 17-25, 21-25, 25-23, 17-25.

 

Mesir terus mendominasi permainan dan membuat Ayip Rizal dkk. gagal mengeluarkan permainan terbaiknya. Jump serve keras dan blok yang tertata rapih dari Mohammed Masoud dan kawan-kawan membuat tim asuhan Ibarsjah Djanu Tjahdjono itu tak bisa berkutik.

"Secara sportif kami katakan memang kelas mereka berada setingkat di atas Indonesia. Secara teknik, inilah gambaran sesungguhnya bagaimana kekuatan negara-negara Arab yang unggul dari sisi power dan cepat," ujar Ibarsjah usai laga.

Menurutnya, anak asuhnya masih sangat lemah dalam sektor penerimaan servis dalam laga kemarin. Meski berhasil merebut set ketiga, namun kondisi ini  membuat anak didiknya gagal membangun serangan guna menekan Mesir. Alih-alih bangkit, tim ini semakin tertinggal dan gagal.

Sementara itu, Kapten Timnas Ayip Rizal mengaku faktor mental juga salah penyebab kekalahan timnya. "Seharusnya masalah emosi tidak boleh dijadikan alasan. Dengan mayoritas pemain muda, kami seperti selalu mudah terprovokasi pemai lawan," tutur Ayip.

Dengan kekalahan ini, Indonesia untuk sementara menempati posisi kedua klasemen Grup B dengan nilai tiga. Laga melawan Turkmenistan, Sabtu (27/9) merupakan partai hidup mati jika ingin lolos ke babak selanjutnya, menang atau tersingkir.

Sumber : bolanews

Last Updated ( Thursday, 26 September 2013 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=