Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Voli Daerah arrow Aris Cedera Kaki, Samator Gigit Jari
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday2674
mod_vvisit_counterYesterday2958
mod_vvisit_counterThis week8898
mod_vvisit_counterThis month39555
mod_vvisit_counterAll4362225

sloganvoli.jpg

Aris Cedera Kaki, Samator Gigit Jari PDF Print E-mail
Written by benny   
Tuesday, 07 November 2006
Piala Wali Kota Probolinggo III
SURABAYA - Hasil mengejutkan terjadi pada hari ketiga perhelatan Kejuaraan Voli Piala Wali Kota Probolinggo III. Surabaya Samator harus menelan kekalahan dari tuan rumah Mars Kota, 2-3. Itu kekalahan pertama Samator dalam even tersebut. Sebelumnya, Samator mampu tampil superior dengan mengandaskan Karang Asem Selection (KAS) Bali, 3-0.

Samator yang malam itu tampil dengan pemain-pemain utamanya seperti Didi Irwandi, Aris Ahmad Risqon (kapten), Ayip Rizal, Joni Sugiatno, Afan Priyo Wicaksono, Nur Widayanto, dan Fadlan mampu menampilkan perlawanan sengit dengan skor imbang 1-1. Memasuki set ketiga, petaka menimpa Samator. Kapten tim Aris Ahmad Risqon terpaksa ditarik keluar Pelatih Samator Ibarsya karena mengalami cedera kaki. Praktis, keluarnya Aris membuat pola permainan Samator rusak.

"Saya memang terpaksa menarik keluar Aris. Itu kami lakukan agar cedera yang menimpa Aris tidak parah yang bisa mengganggu persiapan Samator pada Proliga nanti," kata Ibarsya kemarin.

Keputusan itu diambil Ibarsya tidak lain juga karena ajang tersebut dijadikan sebagai ajang pemanasan bagi Aris Ahmad Risqon dkk sehingga kondisi pemain harus lebih diperhatikan untuk mengejar target utama di ajang Proliga. Kendati kalah, Ibarsya tidak terlalu menyesali kekalahan tersebut. Dia menilai bahwa pertandingan itu memang layak dimenangi Mars Kota. "Saya menilai bahwa mars kota tampil baik dan kami tampil jelek sehingga bisa dikalahkan mereka," katanya.

Dia juga menyatakan bahwa tempat pertandingan yang digunakan untuk melangsungkan kejuaraan Piala Wali Kota kurang representatif. Sebab, Samator yang biasa bermain di lapangan indoor terpaksa harus main di lapangan outdoor. "Kenyataannya, kami kalah. Namun, kondisi angin yang kencang di lapangan terbuka juga memengaruhi penampilan kami," kilahnya.

source: Jawa Pos 

Last Updated ( Tuesday, 07 November 2006 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=