Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Voli Pantai arrow Jelang Ujicoba ke China, Atlet Voli Pantai Matangkan Teknik dan Kerja Sama
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1314
mod_vvisit_counterYesterday1798
mod_vvisit_counterThis week7999
mod_vvisit_counterThis month47826
mod_vvisit_counterAll5836716

sloganvoli.jpg

Jelang Ujicoba ke China, Atlet Voli Pantai Matangkan Teknik dan Kerja Sama PDF Print E-mail
Written by benny   
Friday, 09 May 2014

Jakarta - Pelatnas voli pantai Asian Games 2014 udah masuk tahap prakompetisi. Menjelang keberangkatan ke China untuk beruji coba, empat atlet voli pantai terus mematangkan teknik dan kerja sama tim.

Demikian diungkapkan manajer sekaligus pelatih voli pantai, Slamet Mulyanto, menanggapi perkembangan atletnya setelah empat bulan menggelar latihan. Disebut Slamet, saat ini keempat atletnya tengah berlatih di lapangan pasir, Senayan, demi mempersiapkan diri tampil di laga ujicoba.

"Kita sudah masuk tahap pra kompetisi, artinya para atlet sudah masuk masa pematangan teknik dan fisik. Sebelum akhirnya kita akan mengevaluasi mereka pada uji coba di China, pada awal Juni mendatang," kata Slamet kepada detikSport, Kamis (8/5/2014).

Selain untuk mengetahui kekuatan atletnya, ujicoba di China juga akan jadi kesempatan untuk memantau kekuatan lawan karena beberapa negara kuat di Asia juga akan berpartisipasi.

"Jadi ini sebuah kesempatan untuk kita melihat peta kekuatan lawan," lanjutnya.

Slamet menyebut Jepang, China, Khazakstan, dan Qatar akan menjadi lawan tangguh yang bisa dihadapi Indonesia. Keempat negara tersebut merupakan pengeruk medali di Asian Games 2010 di Ghuangzou, China.

Saat itu China mendominasi dengan meraih lima medali (3 emas dan 2 perak), sementara Jepang memperoleh satu medali emas dan satu perunggu. Untuk Iran dan Khazastan masing-masing hanya mampu membawa pulang satu medali.

"Qatar karena sekarang mereka timnya diperkuat oleh orang-orang Brasil. Kalau Iran, Jepang, China, Khazakstan memang mereka bagus. Makanya kita sekarang harus kerahkan semua agar anak-anak bisa terus berlatih. Seperti teknik yang disempurnakan lagi, kerja sama tim yang solid, juga fisik yang perlu ditingkatkan lagi," terangnya.

Usai melakoni uji coba di China, skuat yang berisi Koko Prasetyo Darkuncoro/Ade Chandra Rachmawan, dan Dian Putra Santoso/Fahriansyah akan melakoni uji coba kedua di Belanda.

"Tapi kita masih tunggu, apakah proposalnya disetujui oleh Satlak Prima atau tidak," tutupnya.

source : detiksport

 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=