Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Profil Pemain arrow Wilda : Impian yang Terwujud
Skip to content

sloganvoli.jpg

Wilda : Impian yang Terwujud PDF Print E-mail
Written by benny   
Wednesday, 03 September 2014

Bandung - Penampilannya energik saat tampil di lapangan dan tentu saja disegani lawan. Karena smes kerasnya, Wilda Siti Nurfadhilah kerap dipercaya menjadi pemain inti saat membela klubnya pada berbagai kejuaraan bola voli.

Wilda Siti Nurfadhilah

photo by pikiran-rakyat.com

Wilda dikenal sebagai atlet putri yang sudah malang melintang tampil membela Kota Bandung, Jawa Barat, ataupun Indonesia. Nama Wilda kian dikenal masyarakat luas, meski saat ini usianya masih sangat belia.

Wilda saat ini telah menginjak usia yang ke-19 tahun. Ia pertama kali menekuni olahraga voli dari sekedar iseng. Awalnya, sang bunda, Wiwi Lestiani, mengajak Wilda untuk ikut menonton ibunya saat itu memang aktif bermain bola voli.

Dari sekedar menonton, lambat lain Wilda mulai tertarik. Baru pada saat ia duduk di kelas V sekolah dasar, ibunya memasukkan Wilda pada sebuah klub bola voli yang bernama Alko Bandung di kawasan Kosambi, Kota Bandung.

Tak disangka, dari awalnya hobi, anak kedua dari tiga bersaudara itu akhirnya tumbuh menjadi seorang atlet voli yang berprestasi. Sudah tidak terhitung jumlah medali dan piala yang telah diraihnya baik saat membela klub bola voli nasional ataupun saat membela daerah.

"Awalnya justru sempat main di kejuaraan tingkat RT, saat itu mama mengajak untuk ikut karena kekurangan pemain. Enggak nyangka, dari awalnya iseng-iseng bisa keterusan sampai sekarang," ujar Wilda.

Mahasiswa semester V jurusan Menejemen di Universitas Bandung Raya tersebut mengakui bahwa impiannya untuk menjadi seorang pemain bola voli profesional akhirnya bisa terwujud. Namun, di balik itu, ia pun harus menerima konsekuensinya untuk jauh dari keluarga tercinta.

"Memang ada konsekuensi yang siap dihadapi selain memang harus jauh dari keluarga, juga tidak bisa menikmati saat masa-masa sekolah di SMA dan kuliah karena jarang masuk sekolah," katanya.

Untuk mengobati rasa kangen akan keluarga, khususnya saat dia harus bertanding ke luar daerah, maka Wilda pun akan membuka percakapan jarak jauh via telepon. "Untungnya, banyak atlet pelajar lain sehingga bisa berkumpul dan saling curhat," katanya.

Keluarga yang utama

Sebagai seorang atlet profesional dengan usia yang masih sangat muda, waktu untuk berkumpul bersama dengan keluarganya memang terbilang singkat setiap tahunnya. Wilda yang sempat tampil membela klub Proliga Manokwari Valeria Papua Barat ini, tidak akan menyia-nyiakan kesempatan saat dia memiliki waktu luang bersama keluarga.

"Selain kumpul dengan ayah, ibu, dan saudara, juga mengajak mereka untuk berlibur. Tetapi, kalu misalnya saat tempat pertandingannya dekat seperti di Jakarta atau Yogyakarta, biasanya Papa dan Mama suka datang untuk menonton langsung," tutur Wilda sumringah.

Prestasi yang pernah diraih oleh Wilda selain sempat membela klubnya Alko di berbagai kejuaraan seperti kejuaraan daerah dan kejuaraan nasional, juga pernah membawa Kota Bandung meraih medali emas pada Porda XI/2010 Jawa Barat.

Tak hanya itu, Wilda dan kawang-kawan juga sukses mengantarkan Jawa Barat meraih medali emas pada PON XVIII/2012 di Riau. Dia juga pernah masuk ke dalam skuad Timnas bola voli putri pada SEA Games dan ASEAN Junior.

Kerja kerasnya sejak kecil untuk serius menekuni olahraga voli, akhirnya bisa terbayar. Tekad yang kuat serta dukungan dari orangtua dan orang-orang di sekelilingnya, membuat Wilda tetap terus bersemangat. Ia bahkan bertekad untuk bisa mewujudkan ambisinya yang sampai saat ini belum tercapai.

"Cita-cita yang belum terwujud sampai saat ini adalah bisa bertanding membela klub di luar negeri. Kenapa ingin main di luar negeri, karena ingin juga merasakan atmosfer pertandingan yang berbeda," ujarnya.

Putri dari pasangan Ugan Sugandhi dan Wiwi Listiani itu sehari-hari dikenal sosok yang ramah sekaligus periang. Bahkan, di antara temen-teman satu klubnya, Wilda dikenal mudah bergaul dan dekat dengan siapa saja.

Pemilik tinggi badan 175 cm ini juga dikenal sebagai kutu buku. Hampir setiap waktu luangnya, baik saat jeda latihan maupun saat liburan, dihabiskannya untuk membaca berbagai novel kesukaannya. "Novel yang sering dibaca banyaknya novel-novel romantis dan misteri. Biasanya setelah latihan atau beres bertanding dibacanya," ujarnya.

Selain membaca novel, untuk mengilangkan kejenuhan, Wilda selalu menyempatkan hang out bersama teman-teman satu timnya. Bahkan, jika tengah berada di daerah lain, dia selalu menyempatkan untuk mencicipi kuliner khas daerah tersebut.

"Ke depannya selain fokus menyelesaikan kuliah, juga bisa tetap menjalankan profesi sebagai seorang atlet voli. Karena keduanya sama-sama penting, tetapi juga harus bisa diwujudkan dan dijaga," katanya.

source : pikiran-rakyat.com
Last Updated ( Thursday, 04 September 2014 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=