Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Manca Negara arrow Langkah Fantastis Cina Taipei
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday585
mod_vvisit_counterYesterday1694
mod_vvisit_counterThis week2279
mod_vvisit_counterThis month28896
mod_vvisit_counterAll4719417

sloganvoli.jpg

Langkah Fantastis Cina Taipei PDF Print E-mail
Written by benny   
Wednesday, 08 November 2006
Luar biasa dan sungguh fantastis. Itulah ungkapan paling pas buat langkah wakil Asia, Taiwan, dalam Kejuaraan Dunia Bola Voli, yang berlangsung di Yoyogi National Stadium, Tokyo, Jepang, 31 Oktober – 16 November. Merebut angka sempurna 10 dari lima pertandingan putaran pertama, mereka melangkah ke putaran kedua dengan penuh gaya.

“Ini sebuah mukjizat. Tak ada yang membayangkan kami bisa menciptakan kejutan seperti ini,” ujar tim manajer Jack Wang Keui Ching. “Menurut ranking, di Grup A kami hanya urutan kelima dari enam tim yang ada. Secara teoritis, kami akan tersingkir di putaran pertama,” kata Jack lagi dengan nada berapi-api.

Taiwan, tak ayal lagi merupakan tim yang paling banyak dibicarakan pada perhelatan dunia ke 15 ini. Bertengger di ranking 23 dunia, anak-anak asuhan pelatih Lin Kuang Hung ini secara menakjubkan menelan korban satu per satu, yang rata-rata memiliki ranking jauh di atasnya.

Setelah membungkam tuan rumah Jepang (ranking 7 dunia) 3-1 di laga pertama, Chen Shu Li dkk. lalu menekuk wakil Afrika, Kenya, yang nangkring di peringkat 11 dunia, dengan skor telak 3-0. Giliran berikutnya, pemenang medali perak Asian Games, Korsel (8), turut dihabisi dalam sebuah pertarungan lima set. Lalu, di laga keempat, giliran juara Eropa, Polandia menjadi korban. Tim nomor 9 dunia ini dipermalukan dengan angka 3-1. Terakhir, Kosta Rika dibungkam 3-0.

“Saya tidak punya kata-kata untuk menjelaskan bagaimana perasaan semua anggota tim saat ini. Ketika menundukkan Jepang di hari pertama saja, hampir semua pemain tidak bisa tidur saking gembiranya. Saya baru bisa terlelap setelah jam 3 pagi,” kata Jack berterus terang.

“Tapi, kini bukan cuma Jepang yang kami kalahkan, semua tim terbaik di grup ini sudah kami tundukkan,” tambah Jack yang sehari-hari merupakan Wakil Presiden Asosiasi Voli Taiwan.

Faktor Pelatih
Kalau ada yang menjadi rahasia langkah fantastis Taiwan dalam ajang empat tahunan ini, barangkali faktor Lin-lah jawabannya. Semua anggota tim percaya bahwa Lin merupakan sosok yang mampu menyatukan seluruh anggota tim.

“Kami bukan tim hebat seperti tim-tim lain sebelumnya. Tapi, kebersamaan yang ditanamkan Lin kepada seluruh pemain membuat para pemain bermain dengan lepas, bersemangat, dan selalu ingin memberikan yang terbaik,“ sebut Jack lagi.

Kedua belas pemain Taiwan berasal dari empat klub berbeda. Namun, di tangan Lin, mereka semua patuh dan disiplin berlatih. “Dia lelaki yang baik dan sederhana. Meski keras, dia disukai pemain. Mereka mendengar apa yang diutarakan pelatih, termasuk bagaimana harus menantang tim-tim favorit di grup ini,” kata Jack lagi.

Hal ini turut diakui sang kapten, Chen Shu Li. Pemain yang dalam usia 29 tahun menjadi pemain tertua dalam tim ini tanpa basa-basi menyebut seandainya pelatihnya bukan Lin, mungkin negaranya tidak akan bisa melangkah sejauh ini.

“Suasana kebersamaan yang diciptakannya sungguh membuat kami ingin selalu bermain secara bersungguh-sungguh. Yang ada dalam pikiran hanya ingin menang dan menciptakan kejutan,” kata Chen lagi. “Apalagi beberapa dari kami pernah bermain untuk sekolah yang sama dan dilatih olehnya,” tambah Chen lagi.

Jack berharap keberuntungan Taiwan akan terus berlanjut di putaran kedua. “Di Nagoya, lawan-lawan kami juga akan lebih berat. Mudah-mudahan pemain tetap bersemangat dan Tuhan tetap menolong tim ini,” katanya dengan nada serius.

source: bolanews.com 

Last Updated ( Wednesday, 08 November 2006 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=