Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Voli Daerah arrow Empat Pebola Voli Banjarnegara Tembus Proliga
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1289
mod_vvisit_counterYesterday1779
mod_vvisit_counterThis week15764
mod_vvisit_counterThis month54426
mod_vvisit_counterAll5651970

sloganvoli.jpg

Empat Pebola Voli Banjarnegara Tembus Proliga PDF Print E-mail
Written by benny   
Tuesday, 20 January 2015

BANJARNEGARA – Luar biasa. Empat pebola voli hasil binaan kabupaten kecil, Banjarnegara, mampu menembus klub-klub profesional yang berlaga di kompetisi level tertinggi di Indonesia, Proliga musim 2015. Mereka semua "alumnus" Sekolah Bola Voli (SBV) Bravo.

Keempat pemain itu adalah Anggita Dian Permata masuk klub Petrokimia Gresik, Sulistyaningsih (Bank DKI Jakarta), Asih Pangestuti (Pertamina), dan Irwan Nur (BNI Jakarta). Tak hanya itu, Asih Pangestuti juga masuk Pelatnas Timnas yang disiapkan ke SEA Games 2015.

Ketua SBV Bravo Mulyanto mengungkapkan, para atlet tersebut masih berusia muda. Anggita kelahiran 1996, Sulistyaningsih 1994, Asih 1993, dan Irwan 1996. Masa depan mereka masih panjang untuk merih prestasi setinggi mungkin.

Keberhasilan mereka masuk klub-klub papan atas itu merupakan kebanggaan bagi Kabupaten bermoto Gilar-gilar. Betapa tidak? Daerah kecil itu mampu menelurkan pemain berkualitas di cabang olahraga populer, bola voli.

"Sebagai pembina, saya juga bangga, anak didik bisa dipakai klub-klub besar," ungkap Mulyanto.

Kerja Keras

Prestasi tersebut, lanjut dia, merupakan hasil kerja keras pengurus dan pelatih. SBV Bravo didirikan pada 1987, bertepatan Hari Sumpah Pemuda. Pendirian lembaga itu didasari keterpurukan prestasi bola voli Banjarnegara.

Untuk bisa membina calon atlet dengan baik dan benar, pihaknya menggandeng pelatih bola voli Sutarno asal Grobogan. Di bawah pelatih bertangan dingin itu, pelan tapi pasti bola voli kabupaten penghasil salak bangkit.

Momentum kebangkitan itu ditandai tim Banjarnegara yang lolos babak prakualifikasi Porprov 2013. Hasil itu sejarah, karena untuk pertama kali daerah itu lolos baik tim putra maupun putri. Sebelumnya, sejak Porda 1982 (mulai 2009 jadi Porprov), Banjarnegara tak pernah lolos prakualifikasi.

Atas keberhasilan tersebut, Sutarno ditunjuk menjadi pelatih PPLP dan tim PON Remaja Jateng. "Semoga di tingkat provinsi Pak Tarno bisa membawa prestasi lebih tinggi lagi," ujar Sutarno.

source : suaramerdeka.com

 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=