Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Voli Pantai arrow Rotasi Pasangan Bukan Kendala
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1468
mod_vvisit_counterYesterday2927
mod_vvisit_counterThis week6355
mod_vvisit_counterThis month46182
mod_vvisit_counterAll5835071

sloganvoli.jpg

Rotasi Pasangan Bukan Kendala PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 21 April 2015

Imbas Perubahan di Pelatnas

Jawapos.com. SIDOARJO - Voli pantai Jatim masih menjadi kekuatan besar di Indonesia. Terutama di sektor putra, para pemain Jatim mendominasi pelatnas. Ada tiga pemain Jatim di timnas yang diproyeksikan ke SEA Games 2015.

Latihan voli pantai

Tidak salah jika target tinggi dibebankan KONI Jatim kepada voli pantai dalam PON 2016 di Jawa Barat. Dari dua tim putra yang dikirimkan, setidaknya satu medali emas ditargetkan. Tinggal bagaimana mencari komposisi yang pas untuk menyingkirkan rival pada PON mendatang.

Pevoli pantai Jawa Timur Rendy Verdian mengaku tidak masalah jika terjadi pergantian pasangan di tim puslatda voli pantai Jatim. Rotasi itu merupakan imbas dari apa yang terjadi di tim nasional.

Pelatih pelatnas Slamet Mulyanto melakukan rotasi saat menerjunkan tim ke kejuaraan dunia di Thailand awal April lalu. Duet Jatim Rendy dan Muhammad Asfiah berganti menjadi Rendy dan Ade Chandra, atlet asal Jogjakarta. Hal itu disebabkan performa Rendy sedang naik. Rendy dan Ade menjadi tim Indonesia A.

Masuknya Rendy otomatis menggeser posisi atlet Jatim lainnya, Fariansyah yang sekarang berpasangan dengan Asfiah (Jatim). Agar tidak mengganggu program tim nasional, ada usulan agar skema di timnas diimplementasikan di tim Jatim. Otomatis Rendy akan berpasangan dengan Muhammad Bastomi. Sosok itu dulu adalah partner Ade Chandra di timnas, namun kini sudah mundur dari timnas.

Menyikapi hal tersebut, Rendy rela tidak dipasangkan lagi dengan Asfiah. "Baik di pelatnas maupun puslatda sekalipun, saya siap-siap saja, tak masalah. Yang ada malah jadi tantangan mengingat Bastomi atau Ade Chandra itu senior yang punya banyak pengalaman," paparnya.

Sementara itu, pelatih puslatda Jatim Bambang Hartawan menjelaskan, perubahan pasangan di timnas terjadi lantaran poin yang dihitung saat mengikuti kejuaraan dunia adalah poin per individu. "Semakin tinggi poin yang didapat, ranking-nya otomatis naik. Karena itu, Rendy masuk ke tim A sama Ade Chandra. Jika dia jelek, ya dia bakal turun lagi," jelasnya.

Terkait dengan tim puslatda, pelatih yang akrab disapa Wawan itu tidak masalah jika harus mengutak-atik pasangan. Secara permainan dan kerja sama tim, rotasi tersebut memang akan berpengaruh, namun Wawan tidak mempermasalahkannya.

Tidak tertutup kemungkinan, rotasi-rotasi itu akan diuji dalam turnamen Indonesia Open 3-4 Mei mendatang di Probolinggo.

Last Updated ( Tuesday, 21 April 2015 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=