Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Serba-Serbi arrow Voli Duniaku, Volimania Keluargaku
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday86
mod_vvisit_counterYesterday2519
mod_vvisit_counterThis week7841
mod_vvisit_counterThis month27512
mod_vvisit_counterAll5883930

sloganvoli.jpg

Voli Duniaku, Volimania Keluargaku PDF Print E-mail
Written by vhandy   
Wednesday, 22 April 2015

volimania.org - Bermain bola voli merupakan rutinitas dan kesenangan yang tidak bisa ditinggalkan. Setiap sore di saat lengang bersama teman-teman di kampung halaman berlatih dan menambah ilmu dengan si kulit bundar. Dan tidak disangka, gara-gara voli kota Bandung menjadi tempat terjauh saya untuk menikmati olahraga ini.

Berawal karena hobi inilah membuat saya tertarik untuk bergabung di sebuah chat grup situs penggemar voli volimania.org. Semua informasi tentang voli saya dapatkan dari website yang telah mengudara sejak 2006 itu. Rasa bangga bertemu dan bergabung di komunitas penggemar voli Indonesia. Dari kota ke kota, dari event ke event kejuaraan voli terus terupdate di volimania.org.

Yang saya ketahui setelah sering berkomunikasi dengan mereka, ternyata orang-orang yang berada di baliknya merupakan para relawan alias pecinta bola voli Indonesia, bukan dari PBVSI atau lembaga resmi lainnya. Mereka dari berbagai profesi dan tersebar di banyak kota. Cukup kaget juga hanya dengan modal sosial media dapat memberikan informasi penting bagi penikmat voli di Indonesia.

Pertamina Proliga 2015 babak final four seri pertama diselenggarakan di Bandung, karenanya sejak lama membuat saya antusias untuk pergi ke kota peyeum tersebut. Berkat bantuan keluarga volimania akhirnya saya datang untuk menyaksikan secara langsung di GOR C'tra Arena yang terletak di Cikutra.

Kamis jam 8 pagi, 02 April 2015, berangkat dari Jember kota tinggal menggunakan kereta Tawangalun. Siang yang agak mendung akhirnya tiba di kota Malang. Masih setengah perjalanan, saya harus menanti menunggu jadwal kereta berangkat. Tidak terasa, waktu sudah menunjukkan jam 4 sore, saatnya masuk ke dalam kereta kemudian melanjutkan perjalanan darat. Perjuangan berat menuju Bandung yang ditempuh sehari semalam demi urusan voli.

Rasa tenang saat di dalam kereta Malabar, dan penasaran kira-kira jam berapa tiba di kota dingin Paris Van Java. Setiap berhenti di stasiun selalu melihat sekeliling di luar gerbong untuk mengetahui telah berada di kota mana. Hujan malam itu membuat saya tertidur di kereta.

Selamat pagi Cipendeuy! Entahlah kota di sebelah mana itu dan berapa lama lagi jauhnya, yang jelas kereta berhenti di Cipendeuy. Senang seketika setelah melewati Kiaracondong, artinya sebentar lagi disambut stasiun besar Bandung. Jam menunjukkan 08.55 Malabar pun berhenti.

Hari pertama di Bandung badan butuh istirahat, tetap keinginan lebih besar menuju C'tra Arena untuk menikmati pertandingan Pertamina Proliga 2015. Padat penonton dalam GOR membuat letih hilang berganti dengan semangat mendukung tim yang bertanding. Hingga pertandingan selesai dan saya harus kembali pulang beristirahat untuk melanjutkan esok hari.

Sabtu, bertepatan dengan pertandingan sepakbola Persib Bandung melawan Semen Padang, membuat jalanan ramai hingga macet. Mendung datang dan hujan turun, tak menyurutkan saya untuk kembali ke GOR. Semangat tiada henti demi menikmati sebuah pertandingan voli yang sangat berkelas. Pertandingan usai jam 10 malam.

Kemudian hari ketiga, Minggu (5/4) pertandingan tim putri Jakarta Popsivo melawan Jakarta Elektrik PLN disiarkan secara langsung di salah satu televisi swasta. Keriuhan penonton membuat saya lupa kalau sudah larut malam.

Hari terakhir di Bandung, saya harus siap-siap pulang. Datang di stasiun langsung menuju gerbong Malabar yang sesuai di tiket saya. Jam 5 sore kereta pun berangkat.

Selasa pagi bertemu Malang kembali. Keluar dari stasiun kemudian mencari angkutan umum menuju terminal Arjosari, Malang. Perjalanan berlanjut ke Jember dan sampailah di rumah sekitar jam 3 sore. Capek, senang, jadi satu. Tidak menyangka saya baru jalan-jalan dari Bandung.

Terima kasih keluarga volimania akhirnya kita bertemu di Bandung. Terima kasih simbah marto dan keluarga yang telah merawat saya selama di Bandung. Terima kasih Pak Zul, mas Benny, mbak Nindy dan semua keluarga volimania.

Salam hormat dari Vhandy untuk semua keluarga volimania.org.

Last Updated ( Thursday, 23 April 2015 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=