Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Voli Pantai arrow Genjot Tim Putri di Seri II
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday665
mod_vvisit_counterYesterday2161
mod_vvisit_counterThis week11567
mod_vvisit_counterThis month51394
mod_vvisit_counterAll5840284

sloganvoli.jpg

Genjot Tim Putri di Seri II PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Friday, 22 May 2015

Jawapos.com. SIDOARJO - Tim puslatda voli pantai Jatim terus gencar melakukan tryout sebelum ajang pra-PON dimulai. Rabu (20/5) tim puslatda voli pantai bertolak ke Painan, Sumatera Barat, untuk mengikuti Indonesia Open Seri II yang berlangsung pada 21-24 Mei. Sebelumnya, tim voli pantai Jatim juga mengikuti Indonesia Open Seri I di Probolinggo pada 7-10 Mei lalu.

Pada Indonesia Open Seri I, dua tim putra yang diturunkan berhasil meraih satu emas dan satu perak. Jatim II mampu mengalahkan Jatim I di partai final. Sementara itu, tim putri Jatim II harus puas menempati peringkat keempat setelah tunduk oleh tim Jogjakarta. Medali emas dan perak kembali diraih tim Nusa Tenggara Barat.

Kali ini tim voli pantai tetap menerjunkan dua tim putra dan dua tim putri. Tim putra Jatim I diperkuat Fahriyansyah dan M. Bastommi, sedangkan tim putra Jatim II diperkuat Mohammad Asfiya dan Rendy Verdian Licardo. Di sisi lain, tim putri Jatim I diperkuat Nanda Ragilia dan Rizki Dwi Andriani, sedangkan tim putri Jatim II diperkuat Novira Elsya Viana dan Nur Atika Sari.

Pelatih puslatda Jatim Bambang Eko Suhartawan mengungkapkan, pihaknya sudah cukup puas dengan performa tim putra. Meski masih memerlukan beberapa pembenahan di beberapa area, dia optimistis dua pasangan Jatim tidak sulit menyumbangkan emas di PON 2016.

Berbeda dengan tim putra, evaluasi besar diperlukan untuk tim putri. Karena itu, Indonesia Open Seri II menjadi ajang perbaikan berdasar evaluasi yang mereka buat. "Kami lebih fokuskan untuk maintenance dan peningkatan mental bertanding. Sebab, tidak ada waktu lagi untuk pembentukan teknik. Waktunya sangat mepet antara seri I dan II," ujar Wawan, sapaan akrabnya.

Wawan mengakui, kekalahan tim putri di seri I disebabkan mental bertanding yang kurang. Apalagi, salah seorang atlet putrinya, Rizki Dwi Andriani, sakit sebelum pertandingan. "Kiki (sapaan Rizki) sempat kena gejala tifus dan diopname selama dua minggu. Jadi, performanya agak menurun. Belum percaya diri pas bertanding," terangnya. "Mudah-mudahan di seri II mental bertandingnya mulai timbul lagi," tambahnya.

Untuk tim putra, Wawan menginginkan anak didiknya terus dapat mempertahankan ritme pertandingan dan kembali meraih dominasi. Wawan juga tidak menutup kemungkinan untuk tetap mewaspadai tim-tim lain.

 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=