Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow SEA GAMES arrow Rindu Emas dari Bola Voli
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1115
mod_vvisit_counterYesterday1748
mod_vvisit_counterThis week14434
mod_vvisit_counterThis month27526
mod_vvisit_counterAll5690871

sloganvoli.jpg

Rindu Emas dari Bola Voli PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 03 June 2015

Harnas.co - TIM Bola Voli Putra dan Putri Indonesia berambisi menjejakkan diri di partai final SEA Games 2015 Singapura. Ambisi itu sejalan dengan target yang ditetapkan Pengurus Besar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PB PBVSI) dan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima).

Bagi tim putra, target tersebut terbilang tidak spesial mengingat dua tahun sebelumnya I Putu Randu dkk juga tampil sebagai finalis. Namun, mereka dipaksa sebagai runner-up oleh Thailand yang meraih medali emas.

Sementara untuk tim putri, target sebagai finalis merupakan pembenahan prestasi setelah pada empat SEA Games terakhir hanya mampu mendulang medali perunggu.

"Ditargetkan final, tapi secara pribadi ya kapan lagi kita bisa mengalahkan Thailand. Kalau Ketum (Imam Sujarwo) hanya berpesan agar memberikan yang terbaik dan mampu mengumandangkan Indonesia Raya di Singapura," ujar Pelatih Pelatnas Putra Ibarsjah Djanu Tjahjono di Padepokan Voli Sentul, Jawa Barat, Jumat (29/5).

Demi mewujudkan target itu, baik tim putra dan putri mencanangkan juara grup sebagai langkah awal. Di Singapura, tim Merah Putih cukup diuntungkan karena tidak satu grup dengan rival terberat, Thailand. Tim putra menghuni Grup B bersama Vietnam, Singapura, dan Kamboja. Sedangkan tim putri di Grup B bersama Filipina, Vietnam, dan Malaysia.

Dari pemetaan kekuatan grup tersebut, peluang besar berada di tim putra. Tim putri harus siap bekerja ekstrakeras mengingat kekuatan Vietnam terbilang mumpuni. Apalagi Vietnam mampu mengimbangi Jepang meski kalah 2-3 saat turun pada Kejuaraan Asia di Beijing, China, pekan lalu.

"Sebenarnya kami tidak gampang juga (di fase penyisihan) karena belum tahu kekuatan tuan rumah (Singapura). Siapa tahu mereka memakai pemain naturalisasi," ujar Ibarsjah.

Pelatih Tim Putri Muhamad Ansori menyatakan, "Juara grup itu harga mati. Kami akan berusaha semaksimal mungkin meraihnya, terutama saat menghadapi Vietnam. Hal itu untuk memudahkan kami agar tidak bertemu Thailand di semifinal."

Persiapan timnas voli menghadapi SEA Games 2015 sejatinya tidak cukup maksimal. Mereka tidak sempat mencicipi tryout seperti cabang-cabang olahraga (cabor) lainnya. Bisa dimaklumi karena mereka baru bisa berlatih bersama di pelatnas usai berakhirnya turnamen Proliga pertengahan April lalu.

"Kami sih mengajukan tryout ke China, namun ditolak karena waktunya mepet. (Tidak ada tryout) pasti berpengaruh karena itu bisa menambah jam terbang anak-anak. Namun, kami coba memaksimalkan persiapan melalui sparring dengan tim putra. Hasilnya cukup maksimal, menang sembilan kali dari 12 kali tryout," ujar Ansori.

Kali terakhir tim voli putra membawa pulang medali emas adalah di SEA Games 2009 Laos. Sesudah itu mereka hanya mampu meraih medali perak. Sedangkan tim putri sudah 32 tahun puasa emas SEA Games. Kali terakhir tim putri emas adalah di SEA Games 1983 Singapura.


ATLET VOLI SEA GAMES 2015
PUTRA: I Kadek Juliadi, I Komang Suarnata, Antho Bertiyawan, Agung Seganti, Rendy Tamamilang, Rivan Nurmulki, Mahfud Nurcahyadi, I Putu Randu, Samsul Kohar, Veleg Dhany (menggantikan Bastian Tamtomo), Sigit Ardian, Aji Maulana

PUTRI: Nandita Ayu Salsabila, Amalia Fadjrina, Novriali Yami, Yolla Yuliana, Wilda Siti, Maya Kurnia Indri, Komang Bumi Rekta, Tri Retno Mutiara Lutfi, Novia Andriyanti, Aprilia Santini Manganang, Asih Titi Pangestuti, Dewi Wulandari.

 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=