Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow SEA GAMES arrow Berdalih karena Tidak Tryout
Skip to content

sloganvoli.jpg

Berdalih karena Tidak Tryout PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Friday, 19 June 2015

Jawapos.com, JAKARTA - Hanya perunggu yang mampu dibawa pulang oleh tim voli Indonesia dari SEA Games 2015. Faktanya semakin menegaskan bahwa Merah Putih kini berada di bawah Thailand dan Vietnam.

Apalagi, buat tim putra, hal itu adalah kemerosotan. Sebab, dua tahun silam di Myanmar, mereka mendapat medali perak. Kemudian, dalam lima SEA Games terakhir, tim putri tak pernah beranjak dari posisi ketiga.

Saat kedatangan tim di terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta Rabu (17/6), asisten pelatih tim voli putri Eko Waluyo menolak bahwa level permainan Indonesia mentok di bawah Thailand dan Vietnam. "Kami kalah 2-3 dari Vietnam di semifinal. Lalu, lawan Thailand di penyisihan grup sempat mencuri satu set, kemudian kalah 1-3. Ada perkembangan dibanding dua tahun silam," ujar Eko.

Secara teknik, Vietnam sebenarnya tak berjarak dengan Amalia Fajrina Nabila dkk. Karena skuad Indonesia berlatih bersama hanya sebulan dan baru saja merampungkan roda kompetisi profesionalnya, waktu yang ada sangat tak cukup. "Kami bahkan tidak melakukan tryout. Yang kami lakukan adalah sparing dengan pemain cowok. Memang ada kemajuan. Tapi, secara atmosfer, kompetisi mental anak-anak kurang terasah," jelas pria asal Jakarta tersebut.

Sementara itu, Amalia Fajrina, kapten timnas putri, menjelaskan bahwa prestasi yang ditunjukkan di SEA Games 2015 tidaklah terlalu buruk. "Secara progres, permainan kami sudah menunjukkan yang terbaik. Tapi, hasil memang belum maksimal," katanya.

Masalah utama yang dialami pelatnas voli adalah mepetnya waktu training center (TC) dengan kompetisi. Sejak digulirkan Proliga awal 2015, praktis hanya sebulan sejak Mei mereka menjalani TC di Padepokan Bola Voli, Jakarta. Harapan untuk menggelar tryout ke Tiongkok pun batal.

Secara teknis, kondisi tersebut membuat timnas voli kurang mendapatkan atmosfer pertandingan internasional. "Jelas, itu berpengaruh pada kondisi kami di SEA Games," ungkapnya.

"Kalau mau dibandingkan, mereka ini (lawan-lawan Indonesia, Red) sudah lama latihan bareng," lanjutnya. Sebagai gambaran, edisi SEA Games 2015 tersebut digelar pada tengah tahun. Berbeda halnya dengan edisi sebelumnya yang digelar pada akhir tahun. Kondisi itu memaksa cabor andalan Indonesia harus menyesuaikan program latihan mereka.

 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=