Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Voli Daerah arrow Dua Pergelaran Voli Junior di Madura
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1009
mod_vvisit_counterYesterday1820
mod_vvisit_counterThis week15648
mod_vvisit_counterThis month39671
mod_vvisit_counterAll5637215

sloganvoli.jpg

Dua Pergelaran Voli Junior di Madura PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 04 August 2015
Penghuni Puslatda dan Pelatnas Dilarang Ikut

Jawapos.com, SURABAYA - Dua kabupaten di Pulau Madura mendapat kehormatan untuk menggelar Kejurprov Bola Voli Junior 2015. Kejuaraan voli indoor akan diadakan di Bangkalan pada 28 Agustus hingga 3 September. Sementara itu, voli pantai digelar di Pantai Talang Siring, Pamekasan, 25-28 Agustus.

Pengprov PBVSI Jatim masih menggunakan aturan ketat terkait dengan para pemain yang boleh berpartisipasi di kejurprov. Pemain yang bergabung dalam puslatda PON, tim peserta Proliga, tim peserta Livoli, dan pelatnas tidak diperkenankan mengikuti kejurprov. Aturan tersebut dimaksudkan agar tercipta regenerasi atlet di Jatim.

Wakil Sekretaris Umum Pengprov PBVSI Jatim Deddy Whinata menyatakan, kejurprov itu dilaksanakan sebagai program tahunan yang bersifat pembinaan dan penjaringan atlet muda berprestasi. "Tujuannya sebagai salah satu arena pendukung program regenerasi atlet yang dipersiapkan untuk kejuaraan nasional nanti, termasuk PON 2020," tutur Deddy kepada Jawa Pos.

Aturan tidak diperkenankannya pemain penghuni puslatda PON, pelatnas, Proliga, dan Livoli diharapkan mencerminkan kualitas prestasi atlet dari daerah. Dengan begitu, peta persaingan dalam kejurprov nanti bisa seimbang.

Lebih lanjut, Deddy menjelaskan bahwa single event tahunan itu bisa menjadi etalase sekaligus pembuktian tentang kualitas pembinaan atlet di daerah. Pembatasan untuk menurunkan atlet pelatnas, puslatda, Proliga, dan Livoli merupakan hasil rapat kerja pengprov PBVSI Jatim 2015. "Ini untuk memberi kesempatan daerah untuk menunjukkan kualitas dan potensi atletnya," imbuhnya.

Kejurprov juga digelar sebagai ajang seleksi atlet untuk mempersiapkan Jatim dalam kejurnas bola voli junior Oktober mendatang di Sentul, Jawa Barat. Seusai kejuaraan itu, atlet yang dipantau tim pemandu bakat akan dipanggil pengprov PBVSI Jatim. "Nanti atlet yang dipanggil diseleksi kembali untuk melakukan training center (TC) menghadapi kejurnas," ungkapnya.

 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=