Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Voli Daerah arrow PBVSI Jabar Upayakan Pelatda Satu Tim di Proliga
Skip to content

sloganvoli.jpg

PBVSI Jabar Upayakan Pelatda Satu Tim di Proliga PDF Print E-mail
Written by benny   
Monday, 31 August 2015

Metrotvnews.com, Bandung: Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jawa Barat akan mengupayakan para pemain Pelatda PON XIX/2016 cabang bola voli Jabar bermain dalam satu tim pada Proliga (Liga Voli Nasional) sehingga bisa bersinergi dengan program latihan.

"PBVSI Jabar akan berusaha agar tim putri bisa bersatu dalam tim di Proliga. Sejauh ini tim inti di dua tim," kata Ketua Pengda PBVSI Jabar MQ Iswara di Bandung, Kamis 20 Agustus.

Menurut dia, tim putri Jabar yang juga juara bertahan PON XVIII/2012 baru kembali bergabung dalam Pelatda pekan lalu. Amalia dkk telat terbentuk karena para pemain masih bermain di klub masing-masing pada ajang Proliga.

"Tim putra sudah lebih dulu terbentuk, namun putri agak terlambat karena mereka masih berlaga di Proliga," kata Iswara.

Terkait upaya menyatukan tim pada Proliga berikutnya, kata Iswara akan dibicarakan dengan pemain dan klub masing-masing karena menyangkut kontrak mereka.

Meski demikian, pihaknya akan mengoptimalkan sinergi Pelatda dengan program latihan di klub masing-masing.

"Hampir sebagian besar eks PON 2012 Riau, kami berharap mereka bisa mempertahankan medali emas," katanya.

Susunan pemain putri Jabar adalah Amalia, Novriali, Yasmin, Vina, Ningtyas, Wilda, Agustin Wulandari, Putri Andya, Yola, Legisya, Rindy, Tri Retno, I Komang, Helda, Wahida, Tias Dewi.

Sedangkan tim putra terdiri dari Sunan Maulana, Nurhasan, Syahrudin, M Frido, Yayan Rianto, Gunawan, Irwan, Anry, Ryan Irawan, Richi, M Syifaudin, Wendi, Fariz, Dicky, Tomy, Teja Gunawan, M Ridwan, Delly Dwi Putra.

"Kita saat ini ditangani masing-masing tiga pelatih, mungkin untuk pelatih kita butuh banyak meski KONI Jabar menetapkan rasio pelatih satu berbanding lima pemain," kata Iswara.

Selain itu pihaknya juga akan menyiapkan program try out yang mencukupi bagi tim, terutama di dalam negeri.

"Meski tidak ikut prakualifikasi PON, namun itu justru harus disikapi dengan baik oleh pemain dan memanfaatkan keuntungan itu, dan yang jelas tidak lengah," kata Iswara.

 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=